
Sumber: Getty/Francesco Scaccianoce
SABANEWSINDO.com – Rasa lega terpancar dari raut pelatih AC Milan, Paulo Fonseca, ketika menemui awak media. Ia senang lantaran salah satu bintang klub, Rafael Leao, tidak akan dibiarkan pergi sebelum bursa transfer musim panas ditutup.
Leao terus menunjukkan perkembangan sejak direkrut AC Milan pada tahun 2019. Bahkan beberapa orang menyebut pemain berkebangsaan Portugal tersebut sebagai salah satu penyerang terbaik di Eropa.
Dengan catatan 58 gol dari 211 penampilan di Rossoneri, Leao mulai memikat perhatian banyak klub papan atas Eropa. Dan raksasa Spanyol, Barcelona, belum lama ini dikabarkan tertarik untuk membajaknya dari San Siro.
Barcelona memang memusatkan perhatiannya ke sektor penyerang sayap. Beberapa waktu lalu, mereka dikabarkan mencoba membajak Nico Williams dari Athletic Bilbao. Namun upayanya gagal karena Williams ingin bertahan.
Mereka langsung mengalihkan perhatian ke pemain lain. Selain Federico Chiesa, mereka juga disebut tertarik kepada Kingsley Coman dan juga Leao. Tentunya kabar tersebut cukup membuat pihak Rossoneri khawatir.
Baca juga: Alvaro Morata Cedera, Siapa yang Bisa Jadi Penggantinya di AC Milan?
Untungnya, ada kabar baik dari Giorgio Furlani selaku CEO Milan. Beberapa waktu lalu, ia membantah kemungkinan Leao dilepas pada bursa transfer musim panas ini. Kabar tersebut ditanggapi positif oleh Fonseca selaku pelatih.
“Sang direktur sudah sangat jelas kemarin. Penjualan mustahil terjadi, dan saya sangat suka apa yang terdengar. Rafa adalah pemain penting buat tim kami,” kata Fonseca seperti yang dikutip Football Italia.
Meski penting, Fonseca belum melihat Leao sebagai pemain yang sempurna untuk timnya. Ia merasa ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki dari sang pemain jika berkaca pada laga pekan perdana kontra Torino akhir pekan kemarin.
“Ketika bola ada di sisi berlawanan, dia seharusnya bergerak lebih dekat ke gawang. Pada peran ini, angka sangat penting: Assist dan gol. Saya percaya bahwa Rafa harus paham soal ini. Dia bisa meningkatkan angkanya.”
“Meski begitu, saya yakin kami harus tahu di mana kami bisa berkembang sebagai tim. Saya perkirakan pertandingan yang sulit di lapangan. Parma adalah tim yang berjuang dan sering berlari,” pungkasnya.
(Football Italia)