
Sumber: Getty/Danilo Di Giovanni
THESABASPORTSINDO.COM – Pembalap Ducati Lenovo Team, Enea Bastianini membeberkan rahasia di balik keberhasilannya menjuarai MotoGP Emilia Romagna 2024. Ia menyebut bahwa sehari sebelum balapan, ia bekerja hingga larut agar bisa menang balapan.
Pada akhir pekan kemarin, MotoGP menggelar Emilia Romagna Grand Prix. Sebelum balapan digelar, diadakan sesi free practice dan sprint race terlebih dahulu.
Selama sesi free practice, Bastianini tidak berhasil menembus top 10. Namun di ajang sprint race, ia berhasil membuat kejutan dengan finish di peringkat ketiga, kalah dari Francesco Bagnaia dan Jorge Martin.
Namun ketika balapan sesungguhnya, Bastianini di awal-awal balapan masih di belakang Pecco dan Martin. Namun setelah Pecco mengalami kecelakaan, ia bersaing ketat dengan Jorge Martin dan kemudian keluar sebagai pemenang balapan tersebut.
Bagnaia menyebut bahwa kemenangannya ini bukanlah sebuah kebetulan. Ia menyebut bahwa ia bekerja keras agar bisa menjuarai GP di Misano tersebut.
Baca Juga: Disanksi Gara-gara Mengumpat, Max Verstappen Ancam Bakal Cabut dari F1
“Hari minggu ini adalah hari yang spesial bagi saya. Di Sabtu malam kemarin, saya benar-benar bekerja keras,” buka Bastianini yang dikutip Crash.net.
“Pada jam 10 malam, saya masih berada di box saya untuk mempelajari data hasil sprint race dan free practice agar saya bisa tampil kompetitif di balapannya.”
“Itulah mengapa pada sesi pemanasan sebelum balapan, kepercayaan diri saya mulai memuncak. Saat balapan-pun saya juga merasa percaya diri,” sambung sang pembalap.
Lebih lanjut, Bastianini juga mengakui bahwa ia bisa keluar sebagai pemenang karena ada faktor keberuntungan. Ia menyebut bahwa Jorge Martin sempat mengambil keputusan yang salah sehingga ia bisa memanfaatkan itu untuk membalapnya.
“Di balapan tadi, Jorge memang memimpin sejak awal, dan pergerakannya sangat bagus. Namun di lap terakhir, saya melihat ada sedikit ruang di tikungan empat dan saya langsung mencoba untuk menyalip dari dalam,” lanjut Bastianini.
“Dia [Martin] mencoba untuk menutup jalan, dan itu membuat saya mengerem lebih banyak dari perkiraan awal saya. Namun saya berani mengambil resiko dan akhirnya saya memenangkan balapan tersebut,” ia menandaskan.