
Sumber: Getty/Clive Rose
THESABASPORTSINDO.COM – Terungkap sudah misteri mengapa Carlos Sainz memutuskan untuk pindah ke Williams di F1 2025. Tim balap asal Inggris itu memberikan proyek yang lebih menarik ketimbang Audi kepada sang pembalap.
Seperti yang sudah diketahui, Sainz sudah tiga tahun membela Ferrari. Ia pertama kali bergabung dengan tim balap asal Italia itu pada tahun 2021 silam setelah ia meninggalkan McLaren.
Namun karir Sainz bersama Ferrari tidak berlangsung lama. Ia dipastikan didepak oleh Ferrari karena tim balap itu akan merekrut Lewis Hamilton di tahun 2025 nanti.
Sainz sendiri awalnya ramai dikaitkan dengan tim Audi. Pasalnya sang ayah, Carlos Sainz Sr punya koneksi yang apik dengan pabrikan asal Jerman tersebut.
Namun nyatanya, Sainz akhirnya memilih untuk bergabung dengan tim balap asal Inggris, Williams. Mengapa Sainz memilih Williams sebagai pelabuhan karir berikutnya?
Baca Juga: Arne Slot Depak Wataru Endo dari Liverpool di Tahun 2025
Baru-baru ini, sang ayah buka-bukaan terkait keputusan Sainz bergabung dengan Williams. Ia menyebut Williams menawarkan proyek yang menarik sehingga Sainz pada akhirnya menolak bergabung dengan Audi.
“Bergabung dengan Williams adalah keputusannya sendiri dan kami harus menghormati keputusannya itu. Saya bisa bilang bahwa tidak mudah baginya untuk membuat keputusan tersebut,” ungkap sang ayah kepada Marca.
“Dia memiliki sekitar tiga atau empat opsi untuk melanjutkan karirnya. Pada akhirnya, dia yang akan menjalani kehidupannya sendiri, sehingga kami sebagai keluarganya hanya bisa mendukungnya sebaik mungkin dan itulah yang kami lakukan.”
Menurut sang ayah, Williams punya proyek ambisius di musim 2025 ini. Itulah mengapa Sainz tergoda untuk bergabung dengan tim balap asal Inggris tersebut.
“Williams saat ini sedang mengerjakan sesuatu yang menarik. Belakangan ini performa mereka semakin membaik dan kami berharap tren positif ini terus berlanjut sehingga di tahun depan mereka akan terus menanjak secara performa,” sambung Sainz Sr.
“Saya merasa Carlos adalah seorang pembalap yang serius. Dia selalu tahu apa yang ingin ia raih dalam karirnya.”
“Saya selalu berada di sampingnya selama ini. Memang betul bahwa musim ini jadi musim yang berat baginya. Ia menjalani situasi yang rumit dan kami mencoba mencari opsi terbaik untuk kelanjutan karirnya,” ia menandaskan.