
Sumber: Getty/Mark Thompson
THESABASPORTSINDO.COM – Sebuah peringatan diberikan oleh Martin Brundle kepada Max Verstappen. Komentator legendaris F1 itu berharap pembalap Red Bull tersebut untuk tidak semborono dengan gaya balapannya.
Peringatan ini diberikan Brundle pasca F1 Mexico City di pekan lalu. Pada balapan ini, Verstappen menjadi sorotan karena ia melakukan manuver-manuver berbahaya untuk menyalip Lando Norris.
Itulah mengapa Steward F1 memberikan hukuman berat kepada sang pembalap. Ia mendapatkan penalti selama 20 detik sehingga ia hanya mampu finish di peringkat enam pada balapan tersebut.
Manuver balap Verstappen itu memang mengundang banyak kritikan. Karena manuver itu dianggap berbahaya dan bisa mencelakakan pembalap lain termasuk dirinya sendiri.
Brundle adalah salah satu orang yang mengkritik keras Verstappen akan manuvernya tersebut. Ia ingin pembalap asal Belanda itu tidak sembrono dalam balapan.
Baca Juga: Kata Lando Norris Soal Penalti Max Verstappen: Semoga Dia Mau Balapan dengan Fair!
“Jujur, saya sangat benci ketika dia (Verstappen) melakukan manuver-manuver seperti itu. Saya tahu Max tidak mempedulikan orang lain, namun jujur saya sedih melihatnya balapan seperti itu,” tulis Brundle di kolomnya.
“Dia adalah juara dunia berulang kali, dan ia memiliki talenta balapan yang sangat besar dan pembalap lain tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan dia. Namun sikapnya seperti itu bakal menodai warisan yang akan ia tinggalkan kelak dan itu sangat disayangkan.”
Lebih lanjut, Brundle juga mendukung keputusan Steward F1 yang memberikan penalti 20 detik kepada Verstappen. Ia menilai sang pembalap memang layak dihukum atas manuvernya yang ngawur tersebut.
“Max Verstappen mendapatkan dua penalti berdurasi 10 detik dan itu menunjukkan bahwa steward yang memimpin balapan punya ketegasan dan saya sangat mendukung itu. Penalti pertama ia dapatkan di tikungan keempat ketika ia mencoba menyalip Lando Norris dari sisi luar lintasan,” sambung Brundle.
“Norris melintas di atas rumput, secara aneh mengambil posisi terdepan dari Sainz tetapi tentu saja langsung mengembalikannya di Tikungan Enam. Kemudian tak lama setelahnya di Tikungan Delapan, yang jelas bukan tempat biasanya untuk menyalip, Verstappen, yang kemungkinan merasa bahwa Norris telah menyalipnya dari luar lintasan, langsung memasukkan mobilnya di dalam McLaren.”
“Dia pasti tahu ini bisa langsung mengeluarkan mereka berdua dari balapan, tetapi Norris sudah siap. Itu adalah penalti 10 detik lagi karena meninggalkan lintasan dan mendapatkan keuntungan yang bertahan lama, tetapi sejujurnya, ini bisa saja berujung pada penalti drive-through di jalur pit untuk mengemudi yang berbahaya,” ia menandaskan.