
Sumber: Getty/Mirco Lazzari
THESABASPORTSINDO.COM – Sebuah pengakuan dibuat oleh Andrea Iannone. Pembalap anyar VR46 Racing Team itu mengaku belum siap jelang laga comebacknya di MotoGP 2024.
Seperti yang sudah diketahui, Andrea Iannone tidak lagi balapan di MotoGP sejak tahun 2019. Pada saat itu ia ketahuan menggunakan doping sehingga ia mendapatkan sanksi berat dilarang balapan di MotoGP.
Namun jelang akhir pekan ini, Iannone akan menjalani comebacknya di MotoGP. Ia menggantikan Fabio Di Giannantonio di VR46 yang mengalami cedera bahu dan harus naik meja operasi.
Namun Iannone menunjukkan tanda-tanda yang apik di MotoGP Sepang. Di babak kualifikasi, ia berhasil melaju kencang dan hanya terpaut 0.548 detik dari posisi pertama di Q1.
Diwawancarai seusai sesi kualifikasi, Iannone senang bisa kembali balapan di MotoGP. Kendati ia mengakui ia belum siap sepenuhnya untuk kembali ke kasta tertinggi balap motor dunia tersebut.
Baca Juga: Mantap! Fabio Quartararo Bakal Pakai Mesin Baru di MotoGP Malaysia 2024
“Ya, bisa balapan lagi di MotoGP memang sesuatu yang sulit. Namun itulah MotoGP, dan saya perlu kembali merasakan balapan di ajang ini,” buka Iannone saat diwawancarai Crash.net.
“Saya sudah lama sekali tidak balapan di MotoGP. Lima tahun saya absen, dan ada banyak sekali perubahan sehingga saya perlu banyak penyesuaian di sini.”
“Hari ini, saya mulai memahami seberapa batas diri saya. Semakin saya mencoba untuk melaju lebih kencang, maka motor ini akan jadi lebih baik. Ini sesuatu yang impresif, di mana semakin banyak tekanan yang anda berikan kepada motor ini maka motor ini akan memberikan kecepatan dan cengkraman yang lebih bagus,” sambungnya.
Lebih lanjut, Iannone mengaku sangat terkejut dengan motor Ducati yang ia kendarai saat ini. Ia mengakui bahwa ia masih perlu banyak beradaptasi dengan motor tersebut.
“Saat ini batas saya adalah diri saya sendiri. Saat ini saya bergabung dalam situasi yang bagus, di mana garasi kami bekerja dengan sangat baik,” sambung Iannone.
“Orang-orang dalam tim ini sungguh luar biasa, dan rasanya saya seperti balapan untuk tim pabrikan. Jadi sekarang batasannya adalah diri saya sendiri, yaitu kondisi fisik saya sendiri. Saya jujur belum siap untuk motor ini,” ia menandaskan.