
Sumber: Getty/Claudio Villa
SABANEWSINDO.com – Pendukung AC Milan wajib khawatir dengan performa klub kesayangannya pada musim ini. Sebab hasil imbang dari laga kontra Cagliari telah mempertegas rekor buruk yang sedang didulang Rafael Leao dkk.
Seperti yang diketahui, Milan melakoni laga lanjutan Serie A pada Minggu (10/11/2024) dini hari tadi di Sardegna Arena. Mereka bertandang ke markas Cagliari untuk membawa pulang tiga poin yang berharga.
Di atas kertas, Milan seharusnya bisa keluar sebagai pemenang tanpa masalah. Namun kenyataannya tidak seperti demikian. Duel dirasa akan berjalan berat karena Cagliari sudah unggul pada menit ke-2 lewat aksi Nadir Zortea.
Aksi Rafael Leao yang mencetak dua gol membuat Milan bisa menutup jalannya babak pertama dengan keunggulan 2-1. Tetapi, skor tersebut tidak bertahan lama karena Gabriel Zappa mampu mencetak gol kedua bagi Cagliari pada menit ke-53.
Tammy Abraham sekali lagi membuat Milan unggul lewat golnya yang tercipta pada menit ke-69. Sayang, Rossoneri harus puas dengan satu poin lantaran Zappa kembali menjadi mimpi buruk. Di mana dirinya sukses mencetak gol di menit ke-89.
Baca juga: Wonderkid AC Milan Bakal Pecahkan Rekor Gianluigi Donnarumma Akhir Pekan ini
Hasil yang sangat disayangkan, tentu saja. Terlebih setelah Milan tampil perkasa dalam ajang Liga Champions, di mana mereka bisa menumbangkan Real Madrid dengan skor 3-1. Laga ini juga telah menghadirkan rekor yang buruk buat Rossoneri.
Menurut data yang dihimpun Opta, Milan sudah kebobolan 10 kali dalam 5 menit pertama pertandingan Serie A. Ini menunjukkan bahwa ada yang tidak beres dengan mentalitas para pemain Rossoneri ketika memasuki lapangan.
Lebih parahnya lagi, itu adalah catatan terbanyak yang dibukukan oleh sebuah klub di Serie A terhitung sejak musim 2022/23. Rekor buruk ini yang membuat hidup Rossoneri jadi berat, sehingga sulit untuk mendapatkan tiga poin di setiap pertandingan.
Masalah lainnya juga terlihat dalam pertandingan ini dan diumbar secara langsung oleh sang pelatih, Paulo Fonseca. Milan terlihat inferior setiap kali melakukan duel udara sehingga kesulitan untuk menghalau umpan silang dari lawan.
“Masalah Milan hari ini bukan penyerangan, tapi pertahanan. Kami mengalami masalah tiap kali menghadapi umpan silang Cagliari. Kami kalah 69 persen dari duel udara,” kata Fonseca kepada DAZN, seperti yang dikutip Milannews.
Jelas, ini menjadi PR besar yang harus segera diselesaikan Fonseca. Mumpung mereka punya waktu pada jeda internasional yang berlangsung selama dua pekan ke depan. Setelah jeda, Milan akan berhadapan dengan Juventus di pentas Serie A.
(DAZN, Opta via Football Italia)