
Sumber: Getty/Jose Breton
THESABASPORTSINDO.COM – Pembalap Prima Pramac Ducati, Jorge Martin baru-baru ini mengeluarkan uneg-unegnya terkati sirkuit Barcelona-Catalunya yang menjadi venue balapan terakhir MotoGP 2024. Ia menyebut bahwa kondisi sirkuit tersebut saat ini cukup meresahkan.
Seperti yang sudah diketahui, MotoGP akan menggelar balapan terakhir musim 2024 pada akhir pekan ini. Balapan ini akan digelar di sirkuit Barcelona-Catalunya.
Sirkuit ini seharusnya tidak menggelar balapan ini, karena balapan terakhir MotoGP tahun ini harusnya digelar di Valencia. Namun bencana banjir bandang yang melululantahkan kota Valencia membuat balapan itu dipindah ke Catalunya.
Baru-baru ini, para pembalap MotoGP sudah melakukan sesi latihan di sirkuit ini. Namun Jorge Martin mengaku tidak puas dengan kondisi sirkuit ini.
Ia menyebut bahwa kondisi sirkuit ini tidak optimal untuk digunakan balapan. Sehingga ini bisa berpengaruh pada hasil balapan nanti.
Baca Juga: Real Madrid Krisis Bek Tengah, Sergio Ramos Siap Kembali ke Santiago Bernabeu
“Jujur saya harus bilang bahwa sirkuit ini adalah sirkuit terburuk di kalender MotoGP musim ini,” buka Martin yang dikutip Crash.net.
“Panitia penyelenggara tidak berpikir untuk melakukan pengaspalan ulang sirkuit ini. Saya bilang begini bukan karena sirkuit ini tidak aman untuk balapan, namun karena kami para pembalap profesional merasa kami jadi lebih lambat di lintasan ini.”
“Cengkraman ban kami di sirkuit ini berkurang drastis dan itu membuat persaingan jadi kurang kompetitif. Hampir mustahil bagi kami untuk menyalip lawan, sehingga sulit bagi kami berkendara di sirkuit ini. Saya rasa demi kebaikan olahraga dan event ini, saya rasa ada baiknya jika sirkuit ini diaspal ulang,” imbuh Martin.
Lebih lanjut, Martin menyebut bahwa Michelin selaku penyedia ban MotoGP telah mencoba untuk menanggulangi masalah ini. Namun ia menilai itu saja tidak cukup untuk membuat balapan semakin kompetitif.
“Jika dibandingkan dengan sirkuit ini, sirkuit Valencia memiliki cengkaraman ban yang lebih bagus. Jadi balapan di sini (Barcelona) lebih beresiko ketimbang di sini (Catalunya),” lanjut Martin.
“Namun saya harus mengapresiasi Michelin karena mereka melakukan pekerjaan yang bagus dengan menyediakan lebih banyak pilihan ban, dan itu sangat berguna untuk babak time attack. Namun saya rasa situasi ini tetap terasa aneh bagi kami,” ia menandaskan.
Wajar jika Martin merasa khawatir dengan kondisi sirkuit Catalunya ini. Karena sirkuit ini akan menjadi penentu apakah ia bisa menjadi juara dunia MotoGP 2024 atau tidak.
Saat ini ia bersaing ketat dengan sesama pembalap Ducati, Peco Bagnaia. Martin saat ini unggul 24 poin dari Pecco.