
Sumber: Getty/Juan Manuel Serrano Arce
SABANEWSINDO.com – Hansi Flick tidak ingin bermain-main dalam perjalanan membawa Barcelona ke tangga juara. Ia sangat tegas dalam berbagai hal, termasuk kedisiplinan. Sudah ada satu pemain yang menjadi korban dari ketegasan pria berkebangsaan Jerman itu.
Tidak bisa dimungkiri kalau Flick adalah sosok yang berjasa membuat Barcelona jadi ditakuti pada musim ini. Mereka tampil ganas sampai bisa menduduki puncak klasemen La Liga dengan jarak enam poin dari rival bebuyutan, Real Madrid.
Performanya di Liga Champions pun terbilang cukup apik. Meski sedang menduduki peringkat keenam dalam klasemen sementara, namun mereka mampu mengoleksi tiga kemenangan dari empat pertandingan yang sudah dilakoni.
Momen paling epik terjadi pada bulan Oktober lalu. Tepatnya di tanggal 24, Barcelona sukses menggilas Bayern Munchen dengan skor 4-1. Dan selang tiga hari setelahnya, mereka memaksa Real Madrid bertekuk lutut di kandangnya dengan skor 4-0.
Sederet catatan positif ini membuat Barcelona jadi kandidat terkuat untuk keluar sebagai juara di kedua kompetisi. Dan ini tidak lain dan tak bukan karena pengaruh kedisiplinan Hansi Flick selaku pelatih tim senior.
Baca juga: Kabar Buruk Dari Barcelona! Robert Lewandowski dan Lamine Yamal Kompak Cedera
Ia benar-benar ketat, khususnya dalam urusan waktu. Ia bahkan menerapkanya tidak hanya dalam sesi latihan, tapi juga dalam rapat tim. Bek Barcelona, Jules Kounde, menjadi korban utama ketegasan Hansi Flick.
Seperti yang dilaporkan AS, Kounde pernah terlambat empat menit ketika Barcelona hendak melakoni laga uji coba pramusim. Hal itu membuatnya harus menyaksikan permainan rekan-rekan setimnya dari bangku cadangan.
Lalu pada bulan Oktober lalu, Kounde juga terlambat hadir di lapangan sesuai dengan waktu yang ditetapkan. Itu terjadi ketika Barcelona ingin melakoni pertandingan La Liga dengan Deportivo Alaves sebagai lawannya.
Dan ketika menghadapi Espanyol, Kounde kembali mendapatkan hukuman tidak bermain dari Flick. “Ketika saya mengatakan pukul 13.30, itu artinya bukan 13.29 ataupun 13.31.” kata sang pelatih kepada Kounde, sebagaimana yang diklaim AS.
Situasi ini bahkan sempat membuat Kounde curhat di depan awak media. Ketatnya aturan dari Flick membuatnya kehilangan motivasi untuk bermain. “Saya berbohong jika memberitahu anda bahwa saya lebih menikmati sepak bola dibanding dulu,” tuturnya.
(AS via Goal International)