
Sumber: Getty/Alessio Murgese
THESABASPORTSINDO.COM – Sebuah tantangan diberikan oleh Jacques Villeneuve kepada Lewis Hamilton. Ia ingin melihat pembalap asal Inggris itu menjadi pembalap F1 terbaik sepanjang masa dengan menjadi juara bersama Ferrari.
Seperti yang sudah diketahui, Hamilton merupakan ikon tim Mercedes saat ini. Ia sudah mengoleksi total tujuh gelar juara dunia F1 sepanjang karirnya.
Capaian itu membuatnya saat ini jadi pembalap F1 dengan gelar juara dunia terbanyak. Ia kini menyamai rekor Michael Schumacher dengan raihan tujuh gelar juara dunia tersebut.
Namun di tahun 2025 nanti, Hamilton akan membuka lembaran baru dalam karirnya. Ia memutuskan untuk meninggalkan Mercedes dan bergabung dengan tim pabrikan Italia, Ferrari.
Villeneuve menilai kepindahan Hamilton ke Ferrari akan jadi langkah yang bagus. Ia menilai jika sang pembalap berhasil juara bersama Ferrari, maka ia akan dinobatkan sebagai pembalap F1 terbaik dunia sepanjang masa.
Baca Juga: Kesan Miguel Oliveira saat Gunakan Motor Yamaha: Beda Banget!
“Langkah selanjutnya yang harus diambil oleh Lewis Hamilton adalah menjadikan dirinya pembalap terhebat F1 sepanjang masa,” ujar Villeneuve kepada Grosvenor Sport.
“Jika ia menjadi juara dunia lagi bersama Mercedes maka itu tidak akan ada artinya. Namun jika ia mampu menjadi juara dunia bersama Ferrari, maka ia akan mendapatkan sebuah capaian yang luar biasa setelah apa yang ia raih dalam karirnya.”
“Kita harus ingat bahwa Ferrari adalah nama terbesar dalam indusstri motorsport saat ini, dan Lewis adalah pembalap terbesar saat ini. Jadi keduanya punya kemiripan dan mereka ditakdirkan untuk bersama,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Villeneuve menilai kepindahan Hamilton ke Ferrari itu kepindahan yang bagus. Karena hanya ada banyak hal positif yang bakal diraih sang pembalap bersama tim asal Italia tersebut.
“Jika dia (Hamilton) mampu jadi juara bersama Ferrari, maka ia akan selamanya jadi pembalap terbaik F1. Ia akan mengukuhkan namanya sebagai yang terbaik di antara yang terbaik,” sambung Villaneuve.
“Situasinya sangat sederhana. Jika ia bisa juara bersama Ferrari maka ia akan jadi pembalap terhebat sepanjang masa. Namun jika ia gagal juara bersama Ferrari, itu bukan masalah besar karena ia punya rekor yang luar biasa dalam karirnya. Jadi saya rasa kepindahannya ini sangat bagus,” pungkasnya.