
Sumber: Getty/NurPhoto
SABANEWSINDO.com – Hasil kurang memuaskan diraih AC Milan kala bertemu Juventus dalam laga lanjutan Serie A hari Minggu (21/11/24). Meski begitu, optimisme mereka untuk keluar sebagai juara pada akhir musim masih belum sirna.
Pertandingan yang digelar di San Siro tersebut berkesudahan dengan skor seri 0-0. Kedua tim bermain imbang, sampai-sampai jarang melepaskan tembakan. Tercatat hanya ada 13 tembakan yang dilakukan oleh kedua tim sampai peluit panjang berbunyi.
Sudah jelas bahwa hasil imbang ini cukup merugikan bagi kedua tim. Tambahan satu poin membuat Juventus bisa tertinggal makin jauh dari Napoli, yang berpotensi mengambil puncak klasemen lagi jika mampu mengalahkan AS Roma hari Senin (25/11/24).
Di sisi lain, kegagalan Milan meraup tiga angka kendati bermain di markasnya sendiri juga bisa membuatnya turun peringkat. Situasi ini bisa terjadi jika Bologna, yang sedang menempati peringkat ke-8, mampu mencuri poin penuh di markas Lazio.
Hasil imbang ini sendiri sejatinya memberikan banyak kerugian buat Milan. Bukan cuma berpotensi turun peringkat, mereka juga bisa makin teringgal dari perburuan Scudetto. Walau begitu, Paulo Fonseca selaku pelatih masih optimis terkait peluang timnya.
Baca juga: Statistik Pertahanan AC Milan Mengkhawatirkan, Nih!
“Saya tahu orang-orang berpikir bahwa ini sudah sulit tercapai, tetapi saya ingin terus percaya. Ada begitu banyak pertandingan untuk dimainkan, begitu banyak poin untuk diambil, apapun bisa terjadi,” katanya kepada DAZN usai pertandingan.
Hasil imbang itu juga membuat pendukung Milan jadi kecewa. Terlebih karena klub berjuluk Rossoneri itu cuma bisa meraih dua kemenangan dari lima pertandingan terakhir di Serie A. Mereka sampai melontarkan ejekan kepada para pemain usai laga.
“Wajar akan ada ejekan jika anda tidak menang. Kalau saya jadi penggemar, saya menyadari bahwa tidak baik untuk datang ke stadion dan melihat pertunjukan semacam ini. Saya benar-benar memahami fans soal itu,” lanjutnya.
Banyak yang beranggapan bahwa pertandingan kali ini berjalan dengan membosankan. Tidak seperti waktu duel antara Juventus melawan rival sekota Milan, Inter, yang berakhir dengan kedudukan 4-4. Fonseca memiliki analisis terkait ini.
“Saya pikir ini adalah pertandingan yang sangat taktis. Kami menunjukkan rasa hormat yang terlalu berlebihan ke Juventus, dan Juve juga, membuat kedua tim jarang mengambil resiko. Tidak mudah untuk menghadapi mereka,” pungkasnya.
(DAZN)