
Sumber: Getty/Image Photo Agency
SABANEWSINDO.com – Hasil imbang yang didapatkan Juventus usai bertemu AC Milan sudah cukup memuaskan sang pelatih, Thiago Motta. Ia merasa senang karena anak asuhnya mampu meredam Rossoneri di markasnya, San Siro.
Juventus memang tidak bisa bemain dengan kekuatan penuhnya pada pertandingan kali ini. Mereka tak memiliki penyerang murni setelah Dusan Vlahovic, Arkadiusz Milik dan Nico Gonzalez masuk ruang rawat akibat cedera.
Situasi ini membuat Motta harus berpikir kreatif. Pada akhirnya, mantan pelatih Bologna tersebut memainkan Teun Koopmeiners sebagai false 9, yang didukung oleh Weston McKennie selaku Trequartista dalam formasi 4-2-2-2.
Hasilnya jelas jauh dari harapan. Selama 90 menit, klub berjuluk Bianconeri tersebut cuma bisa menghasilkan tujuh tembakan, dan hanya dua di antaranya yang menemui sasaran. Untungnya, sektor pertahanan tetap mampu menunjukkan kelasnya.
Dibentengi oleh kuartet Andrea Cambiaso, Federico Gatti, Pierre Kalulu, dan Nicolo Savonna, Juventus mampu membendung lini serang Milan yang diperkuat Yunus Musah, Alvaro Morata dan Rafael Leao.
Baca juga: Agen Prakarsai Transfer Joshua Zirkzee ke Juventus
Keempat pemain bertahan tersebut mampu membatasi daya gempur Milan sepanjang pertandingan. Sampai-sampai pasukan Paulo Fonseca tersebut cuma bisa menghasilkan enam tembakan, yang cuma satu menemui sasaran.
“Saya puas dengan pekerjaan yang kami lakukan dalam hal bertahan melawan tim yang hanya diberikan sedikit [peluang], hampir tidak ada. Walau sudah jelas, kami menciptakan sangat sedikit dalam serangan,” katanya kepada DAZN.
“Namun kami berhasil masuk ke situasi yang bisa berjalan lebih baik dengan Conceicao dan Cambiaso di belakang para pemain bertahan mereka. Saya kira secara keseluruhan satu poin ini sangat bernilai, bisa memberikan konsistensi.”
“Saya juga senang melihat tim bertindak selayaknya klub besar. Saya bangga terhadap para pemain setelah performa yang bagus dalam situasi kami,” lanjutnya.
Hasil imbang ini terlihat mengkhawatirkan. Sebab dengan ini, Juventus jadi tak bisa menembus lima besar klasemen sementara. Walau demikian, ada beberapa hal positif yang bisa dipetik dari kegagalan meraih tiga poin di San Siro.
Pertama adalah Juventus melanjutkan tren tidak terkalahkannya yang sudah berjalan selama 13 pertandingan. Selain itu, mereka juga tidak tertinggal jauh dari pemuncak klasemen saat ini, yakni Atalanta, dengan selisih tiga poin saja.
(DAZN)