
Sumber: Getty/Ryan Pierse
SABANEWSINDO.com – Sebuah kejutan terjadi pada laga Boxing Day Premier League, di mana Chelsea dibuat bertekuk lutut oleh Fulham.
Sebelum pertandingan digelar hari Kamis (26/12/24), Chelsea punya sederet alasan untuk bisa meraih kemenangan. Alasan pertamanya adalah karena mereka bermain di hadapan pendukungnya yang siap memadati Stamford Bridge.
Alasan kedua adalah rentetan hasil positif yang mereka terima belakangan ini. Klub besutan Enzo Maresca itu berhasil meraih empat kemenangan dari lima pertandingan terakhir yang dilakoni dalam berbagai kompetisi.
Terakhir adalah soal kualitas. Sudah jelas, di atas kertas Fulham memiliki skuat yang tidak lebih baik dari The Blues. Sehingga banyak yang memprediksi kalau mereka bakal pulang dengan tangan hampa dari markas Chelsea.
Namun, mungkin, banyak orang yang tidak mempertimbangkan torehan Fulham sebelum laga ini. Perlu dicatat bahwa Fulham tidak meraih kekalahan dalam lima laga terakhirnya, di mana tiga lawan mereka berstatus Big Six: Tottenham, Arsenal dan Liverpool.
Baca juga: Arsenal dan Chelsea Harus Siapkan Uang Segini Buat Rekrut Jamie Gittens
Jadi tidak heran kalau publik terkejut melihat mereka berhasil meraih tiga poin di Stamford Bridge. Ya, klub besutan Marco Silva itu sukses keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 2-1 lewat aksi Harry Wilson dan Rodrigo Muniz.
Kemenangan itu bahkan diraih Fulham dengan cara yang epik, yakni melalui comeback pada menit-menit akhir. Ini kemudian jadi sebuah pertanyaan besar untuk Chelsea: Apa yang terjadi kepada mereka sampai bisa kalah, walau sempat unggul hingga menit ke-82?
“Pada babak kedua, kami kehilangan sedikit kendali. Mereka bagus dalam transisi. Kami terjebak dalam permainan mereka dan harus membayarnya,” kata sang bintang sekaligus pencetak gol Chelsea di laga ini, Cole Palmer, kepada Amazon Prime.
“Kami mengubahnya menjadi sebuah permainan yang di mana mereka lebih baik dari kami. Tidak apa-apa, kami masih punya pertandingan lain dalam beberapa hari ke depan. Kami harus terus berjalan,” lanjutnya.
Palmer hanya bisa menjadikan kekalahan ini sebagai pelajaran berharga. “Beginilah sepak bola dan ini bisa terjadi. Kami kehilangan kendali selama 20 menit dan kebobolan dua kali, Fulham melakukan pekerjaan yang bagus,” pungkasnya.
(Amazon Prime)