
Sumber: Getty/SOPA Images
SABANEWSINDO.com – Juventus akan mencoba menambah kekuatannya pada bulan Januari nanti dengan mendatangkan sejumlah pemain.
Penambahan pemain ini dibutuhkan agar klub berjuluk Bianconeri tersebut bisa memperbaiki posisinya dalam klasemen sementara. Seperti yang diketahui, mereka tengah bertengger di peringkat ke-6 dengan koleksi 31 poin.
Sejatinya, Juventus tidak bisa dikatakan buruk. Mereka belum pernah sekalipun mencatatkan kekalahan dalam ajang Serie A. Namun dari 17 pertandingan, Dusan Vlahovic dkk cuma bisa mengantongi tujuh kemenangan dan sisanya berakhir imbang.
Ini menunjukkan bahwa Juventus belum cukup kuat untuk bisa bersaing di papan atas klasemen. Sehingga mereka wajib melakukan penambahan kekuatan. Sedikitnya ada dua sektor yang perlu mereka perbaiki.
Pertama adalah lini pertahanan. Benteng Juventus sejatinya tidak bisa dikatakan buruk. Sebab mereka cuma kebobolan 13 kali dalam 17 pertandingan tersebut – paling sedikit dua setelah Napoli yang cuma kebobolan 12 gol.
Baca juga: Eks Juventus: Stop Membandingkan Thiago Motta dengan Max Allegri!
Namun tidak diketahui sampai kapan lini pertahanan Bianconeri bisa terus tangguh. Sebab ada dua pemain yang dipastikan absen sampai musim 2024/25 berakhir: Gleison Bremer dan Juan Cabal. Alhasil, stok di lini pertahanan jadi sangat terbatas.
Ada tiga pemain yang bisa mengisi menjadi solusi, yakni David Hancko (Feyenoord), Jakub Kiwior (Arsenal) dan Milan Skriniar (PSG). Dari ketiganya, Hancko paling cocok dengan kebutuhan Thiago Motta, tapi butuh biaya besar untuk mendatangkannya.
Sektor berikutnya yang perlu menjadi perhatian adalah lini depan. Soal ini, Juventus bisa dianggap lemah. Catatan 20 gol yang sudah dilesakkan – jauh lebih sedikit dari Atalanta dan Inter Milan (42) cukup menggambarkan krisis pada sektor ini.
Motta juga kekurangan opsi karena hanya bisa mengandalkan Dusan Vlahovic. Pasalnya, Arkadiusz Milik masih dalam proses pemulihan pasca cedera dan masih belum bisa diketahui kapan akan merumput lagi.
Ada dua pemain yang bisa mengatasi masalah ini, yakni Randal Kolo Muani dan Joshua Zirkzee. Nama terakhir mungkin bisa memberikan solusi terbaik, mengingat ia pernah bermain di bawah asuhan Thiago Motta kala masih memperkuat Bologna musim lalu.
(Football Italia)