
Sumber: Getty/Anadolu
SABANEWSINDO.com – Pemain veteran Barcelona, Robert Lewandowski, memberikan pesan penting kepada Lamine Yamal yang baru mulai merintis karirnya.
Apa yang dilakukan Yamal dalam dua musim terakhir terbilang luar biasa. Pada usia 17 tahun, ia sudah menjadi bagian penting dari klub sebesar Barcelona. Bahkan turut ambil bagian dalam kesuksesan Timnas Spanyol juara Euro 2024 lalu.
Tidak heran kalau jebolan akademi La Masia ini terus mendulang banyak pujian dari berbagai kalangan. Bahkan Lewandowski pun yakin kalau Yamal bisa mengangkat trofi Ballon d’Or di masa mendatang.
“Bisa saja [Ballon d’Or], ya, sudah pasti. Saya bukan orang yang berbicara soal pemain dengan baik karena terkadang jika saya memuji beberapa pemain, setelahnya mereka akan jatuh,” kata Lewandowski kepada ESPN.
“Terkadang lebih baik bicara soal kemungkinan mencoba untuk memperbaiki keadaan, tetapi sulit untuk membicarakan Lamine. Namun saya yakin dia akan menjadi pemian terbaik di dunia dan memiliki masa depan hebat,” lanjutnya.
Baca juga: Barcelona Tolak Tawaran Juventus untuk Ronald Araujo, Minta Uang 70 Juta Euro!
Lewandowski tidak menahan pujiannya saat berbicara soal Yamal di depan awak media. Dan sebagai pemain yang berpengalaman, ia menyampaikan pesan penting agar mental rekan satu timnya itu bisa menghadapi kerasnya dunia sepak bola.
“Ketika saya memikirkan Lamine… dia masih 17 tahun dan bermain seperti orang yang berusia 25, 26, dengan pengalamannya di atas lapangan, anda lihat bahwa dia bukan sosok selayaknya pemain muda,” kata Lewandowski lagi.
“Saya tidak akan bicara soal talentanya, sebab semua orang sudah tahu betapa bertalentanya dia. Tapi bagaimana dia tumbuh? Untuk masa depan, saya hanya mencoba untuk memberitahu dia bukan buat dua atau tiga tahun, tapi 10 atau 15 tahun ke depan.”
“Saya harap orang-orang di sekitar dia bisa membantunya, bahkan ketika dia belum tahu apa yang bisa terjadi. Sepak bola terkadang brutal dan anda harus siap untuk itu. Saya yakin jalur yang sedang dijalaninya adalah yang terbaik.”
“Ini sulit, tapi itulah tugas dia. Dalam tiga, empat tahun ke depan, mereka harus memastikan semuanya tetap membumi dan dalam kendali. Talenta membantu anda di awal karir, tapi setelahnya, mentalitas yang membantu bukan untuk berada di puncak, tapi untuk bertahan di sana,” pungkasnya.
(ESPN)