
Sumber: Getty/Jan Kruger
SABANEWSINDO.com – Manchester United semakin dekat dengan jurang degradasi setelah bermain imbang kontra Everton hari Sabtu (22/2/2025) ini.
Pertandingan yang berlangsung di Goodison Park tersebut berakhir dengan kedudukan 2-2. Everton unggul lebih dulu lewat Beto Betuncal dan Abdoulaye Doucoure di babak pertama, sebelum dibalas Bruno Fernandes dan Manuel Ugarte di menit-menit akhir.
Sudah jelas, tambahan satu poin membuat Manchester United tidak beranjak dari posisinya di peringkat ke-15 klasemen Premier League. Perolehan poinnya sama seperti West Ham yang menempati posisi ke-16 dan sedang unggul 1-0 atas Arsenal saat tulisan ini dibuat.
Sejauh ini The Red Devils masih unggul 13 poin dari Ipswich Town selaku penghuni posisi teratas dalam zona degradasi. Seharusnya mereka masih aman dari ancaman turun ke divisi Champions musim depan. Namun, musim 2024/25 ini masih cukup panjang.
Manchester United butuh konsisten dalam setiap pertandingannya sehingga bisa memetik poin. Sebab jika tidak, bukan tidak mungkin Ipswich Town dan tim-tim lain yang berada di bawah The Red Devils memangkas jarak secara perlahan.
Baca juga: Kontroversi di Laga Everton vs Manchester United: Haruskah Penalti Diberikan?
“Semua yang kami lakukan dalam sepekan, kami harus melakukannya lebih baik dalam pertandingan. Saat ini, kami harus fokus setiap hari. Kami harus selamat di musim ini dan kemudian baru memikirkan yang setelahnya,” kata Amorim kepada TNT Sports.
Banyak yang mengira Amorim melakukan sesuatu di ruang ganti, yang membuat Manchester United bisa tampil apik pada babak kedua. Tapi ternyata, pria asal Portugal itu mengaku tidak melakukan pergantian apapun.
“Dalam sesi latihan, kami harus terus melakukan hal yang sama. Pada babak kedua, kami tidak melakukan pergantian apapun. Kami harus melakukan hal yang sama tapi dengan cara yang bagus,” lanjut eks pelatih Sporting Lisbon tersebut.
Amorim juga berbicara soal kontroversi yang terjadi menjelang akhir pertandingan, di mana wasit sempat menunjuk titik putih. Keputusan tersebut seharusnya memberikan kesempatan bagi Everton untuk mencetak gol lewat sepakan penalti.
Namun wasit menarik keputusan tersebut setelah melihat tayangan ulang kejadian lewat VAR. Amorim setuju dengan keputusan itu. “Saya pikir senutuhannya lembut, dari apa yang saya lihat. Saya pikir itu lembut, terlihat jelas,” pungkasnya.
(TNT Sports)