
Sumber: Getty/Fran Santiago – UEFA
SABANEWSINDO.com – Mantan pemain Real Betis, Gabino Rodriguez, menyalahkan pelatih Manchester United sebagai biang kerok performa buruk Antony.
Seperti diketahui, Antony bergabung dengan Manchester United setelah direkrut dari Ajax Amsterdam pada tahun 2022 lalu. Biaya yang dikeluarkan The Red Devils untuk membawanya ke Old Trafford diketahui sebesar 100 juta euro.
Angka tersebut sudah cukup untuk menjadi beban besar yang harus dipenuhi oleh sang pemain. Dan dalam dua setengah tahun terakhir, ia kerap menjadi bulan-bulanan kritik karena tak mampu memenuhi ekspektasi publik yang sudah terlampau tinggi karena harganya.
Bukan sesuatu yang mengherankan jika pria berkebangsaan Brasil tersebut menjadi sasaran empuk. Bagaimana tidak, ia cuma sanggup menghasilkan 12 gol dari 96 pertandingan di semua kompetisi selama dua setengah musim tersebut.
Pada akhirnya, Manchester United menyerah. Mereka membiarkan Antony pergi ke Real Betis dengan status pinjaman di bursa transfer musim dingin kemarin. Pinjaman itu sendiri bersifat ‘kering’ dan berlaku sampai akhir musim ini.
Baca juga: Ruben Amorim Ungkap Alasan Manchester United Gagal Menang
Tak disangka, Antony menjelma jadi salah satu bintang yang diandalkan oleh klub asal Spanyol tersebut. Ia sudah bermain dalam lima pertandingan terakhir, menghasilkan tiga gol serta satu assist, dan menyabet gelar man of the match sebanyak dua kali.
Gabino Rodriguez sampai tak bisa menahan pujian saat berbicara soal Antony. “Pemain ini punya kelas, tidak perlu diragukan lagi. Secara teknis berbakat. Dia mencetak gol di laga perdana, saya bisa melihat rasa lapar dalam dirinya dan fans sangat senang.”
“Secara personal saya tidak ragu bahwa Antony akan beradaptasi dengan sangat baik dalam sistem Pellegrini, sebab sang pelatih suka bermain menyerang. Di bawah pelatih lain, dia kesulitan dalam semua aspek dan itu yang terjadi di Manchester United.”
“Saya diberitahu bahwa Antony diterima dengan baik dalam tim dan tidak berjalan dengan aura superioritas hanya karena dia datang dari United. Malah sebaliknya, sangat rendah hati dengan semangat kerja yang nyata,” lanjut Rodriguez kepada The Sun.
“Hal semacam ini sangat dihargai di Betis. Antony hanya butuh pelatih yang bisa memantiknya – di bawah Erik ten Hag dan sekarang Ruben Amorim, semua yang menyelimuti Manchester United terlihat seperti sebuah kuburan,” pungkasnya.
(The Sun)