SABANEWSID.com – Menyusul hasil mengecewakan di derby Madrid melawan Atletico Madrid di Wanda Metropolitano, posisi Carlo Ancelotti di bangku pelatih Real Madrid digoyang.
Sejumlah media melaporkan bahwa taktik yang digunakan Ancelotti tidak tepat, yang menyebabkan timnya kalah 3-1. Tak sedikit pula yang mengkritik penerapan strategi bermain pelatih asal Italia tersebut.
Sumber: Reuters/Molly Darlington
Alhasil, media pun mengabarkan bahwa ada tuntutan untuk melengserkannya dari bangku pelatih Real Madrid. Untuk pelatih pengganti, tak sedikit yang menyebut Xabi Alonso menjadi kandidat yang pas mengisi kursi Ancelotti nanti. Menanggapi spekulasi tersebut, Ancelotti pun memberikan tanggapannya.
“Semua orang tahu bahwa saya sangat bahagia di sini, tapi ini bukan saat yang tepat untuk membicarakan hal itu. Ada banyak pertandingan saat ini, dan kami akan punya waktu untuk membicarakannya di masa depan,” ujar Ancelotti.
Namun, Ancelotti tak menampik anggapan bahwa Xabi Alonso merupakan pelatih yang bagus, dan hal itu ditunjukkannya di Bayer Leverkusen.
“Saya mengenalnya, karena saya menjadi pelatihnya saat da sebagai pemain di sini. Dia memiliki pengetahuan yang luas tentang sepak bola dan dia tampil hebat di Leverkusen. Dia adalah seseorang yang saya kenal, seseorang yang saya cintai, dan saya berharap dia, seperti Raul [Gonzalez] atau [Alvaro] Arbeloa, suatu hari nanti bisa melatih Real Madrid. Karena itu yang terbaik. Karena saya sangat mencintai mereka. Saya berharap suatu hari nanti mereka bisa melatih klub ini,” tandasnya.
Sebelumnya, Xabi gencar disebut sebagai sosok yang paling pantas menukangi Real Madrid di masa depan. Meski belum pernah mengangkat trofi sebagai pelatih, kiprahnya bersama Leverkusen sudah mengundang banyak decak kagum. Xabi sukses membawa Leverkusen naik dari peringkat kedua terbawah di klasemen Bundesliga ke posisi enam klasemen akhir musim lalu.
Baca juga: Xabi Alonso Fix Jadi Pengganti Carlo Ancelotti di Real Madrid Musim Depan?
Strategi yang diterapkan Xabi juga mengesankan banyak pihak. Leverkusen tampak terorganisir dengan baik dengan gaya bermain menyerang.
Xabi Alonso sendiri cukup familiar dengan lingkungan Santiago Bernabeu. Selain pernah menjadi pemain, Xabi juga memulai karier kepelatihannya sebagai anggota tim kepelatihan tim muda Real Madrid. Kehadiran Xabi nantinya diharapkan bisa menjadi kesempatan untuk pemain-pemain muda Real Madrid unjuk gigi bersama skuat inti.