
Sumber: Instagram @manchesterunited
SABANEWSID.com – Ada plot-twist menarik dalam proses pembelian saham Manchester United. Ternyata bukan Sir Jim Ratcliffe yang pertama mengamankan tempat dalam jajaran manajemen klub berjuluk the Red Devils tersebut.
Omongan soal penjualan saham klub sudah terkuak sejak tahun 2022 lalu. Keluarga Glazer tampak ingin melepas Manchester United usai mendapatkan tekanan dari fans terkait prestasi dalam beberapa tahun terakhir.
Bukan cuma itu, fans juga kecewa dengan kebijakan transfer klub yang mendatangkan banyak sosok tanpa hasil maksimal. Baik itu pelatih maupun pemain. Bahkan beberapa kali fans the Red Devils turun ke jalan untuk melakukan unjuk rasa.
Sayangnya, tidak ada yang mampu menebus angka dari Keluarga Glazer. Peminat berkurang hingga menyisakan dua nama, yakni Sheikh Jassim dan Sir Jim Ratcliffe. Keduanya juga hanya tertarik membeli saham minoritas klub.
Beberapa bulan lalu, muncul pemberitaan kalau Sheikh Jassim mundur dari bursa pembelian saham Manchester United. Ini memuluskan langkah Sir Jim Ratcliffe untuk masuk ke dalam jajaran manajemen klub.
Baca juga: Manchester United Bersiap Ditinggal Andre Onana Di Januari
Sir Jim Ratcliffe disebut akan membeli saham Manchester United sebesar 25 persen dengan nilai 1,3 miliar pounds. Tapi hingga sekarang, proses pembelian saham masih belum rampung.
Di sini lah momen plot twist terjadi. Di luar dugaan, saham minoritas Manchester United dibeli oleh miliarder asal Amerika Serikat bernama Leon Cooperman. Ia membayar 13 miliar pounds untuk menjadi bagian dari klub.
Saham yang dibeli merupakan milik dari Psquared Asset Management AG dan Antara Capital. Kedua perusahaan itu membeli saham Manchester United tahun lalu sebelum huru-hara soal penjualan saham Keluarga Glazer terkuak.
Dengan ini, masih ada peluang bagi Sir Jim Ratcliffe untuk masuk ke dalam jajaran manajemen Manchester United. Miliarder asal Inggris itu sendiri diketahui akan mengekspansi saham penuh klub secara bertahap.
(Goal International)