Sumber: Reuters/Ibraheema Al Qomari
SABANEWSID.com – Drama istimewa terjadi di sirkuit Lusail, Qatar. Selain aksi mengesankan dari Fabio Di Giannantonio, terjadi persaingan yang memanas untuk perebutan gelar juara dunia antara Francesco Bagnaia dan Jorge Martin. Balapan sendiri dimenangkan oleh Digia, dengan Bagnaia finis kedua dan Martin di posisi 10.
Di Giannantonio tampil impresif dengan terus menekan Bagnaia di sepanjang balapan. Pada lap ke-18, rider Italia tersebut membuat aksi brilian dengan menyalip Bagnaia dari sisi dalam dan bisa mempertahankan posisinya hingga akhir balapan.
Bagnaia sendiri bukannya tanpa kesempatan untuk bisa mendapatkan posisinya lagi di baris terdepan. Namun, saat berusaha mengambil alih dan menyalip Di Giannantonio di lap terakhir, Bagnaia malah nyaris celaka dan hampir terjatuh.
Sadar jika posisinya bisa menjadi merugi jika terus memaksakan diri, Bagnaia akhirnya harus puas dengan podium kedua. Itu sudah cukup untuk bisa memperlebar jarak dengan Jorge Martin di klasemen pebalap menjadi 21 angka.
Jorge Martin sendiri tampil jauh di bawah performa terbaiknya. Motornya seakan kurang bertenaga, dari awal balapan hingga akhir.
Jorge Martin melakukan start yang buruk, membuatnya tertinggal jauh dari barisan pebalap di posisi terdepan. Saat lap pertama dilewati, rider Prima Pramac Ducati iu hanya menjadi pebalap tercepat kedelapan.
Seiring jalannya balapan semakin larut, posisi Jorge Martin semakin merosot. Ia akhirnya hanya bisa finis di posisi 10 dan langsung masuk ke paddock setelah balapan usai.
Dengan hasil ini, Bagnaia memimpin perolehan poin dengan 437 angka, disusul Jorge Martin di posisi kedua dengan 416 poin. Selisih 21 angka masih bisa dipangkas dan dilewati dengan MotoGP 2023 masih menyisakan satu seri lagi di Valencia.
Luca Marini menjadi pebalap yang mengisi podium ketiga di balapan ini, namun hanya menempati urutan ketujuh di klasemen pebalap dengan 194 angka.