
Sumber: Instagram @inter
SABANEWSID.com – Ada sedikit kontroversi dalam laga antara Juventus melawan Inter Milan di ajang Serie A pada Senin (27/11/2023) kemarin. Banyak yang menganggap bahwa gol Inter Milan yang dicetak Lautaro Martinez seharusnya tidak disahkan.
Seperti diketahui, duel yang dilabeli dengan julukan ‘Derby d’Italia’ tersebut berakhir dengan kedudukan imbang 1-1. Juventus sempat unggul lebih dulu lewat Dusan Vlahovic, sebelum disamakan Inter Milan melalui Lautaro Martinez.
Gol Inter Milan sendiri memantik sedikit kontroversi di tengah pecinta sepak bola. Media asal Italia, Tuttosport, meyakini kalau gol yang dicetak Lautaro Martinez seharusnya tidak disahkan karena ada pelanggaran dalam prosesnya.
Gol dimulai ketika Matteo Darmian berhasil merebut bola kembali dari pemain Juventus, Federico Chiesa, di tengah lapangan. Bola kemudian bergulir jauh hingga sampai ke kaki Lautaro Martinez yang kemudian mencetak gol.
Pada proses perebutan bola, Tuttosport meyakini kalau Darmian melakukan pelanggaran karena melakukan sikutan ke wajah Chiesa. Media ini juga mengklaim bahwa wasit yang tidak mengecek insiden ini lewat VAR sebagai kesalahan.
Baca juga: Jelang Derby d’Italia, Juventus Tebar Tekanan Buat Inter Milan
Lantas, apakah benar wasit melakukan kesalahan? Media lainnya, DAZN, tidak menganggap demikian. Sebab mereka memiliki rekaman insiden tersebut dan menunjukkan ke publik tentang bagaimana kejadiannya.
Rupanya, dari tayangan ulang, terlihat kalau sikutan Darmian tidak mengenai wajah Chiesa. Video dari beberapa sudut itu memperlihatkan bahwa tangan Darmian hanya mengenai sekitaran dada Chiesa.
Pakar wasit dari DAZN, Luca Marelli, juga sepakat dengan keputusan wasit untuk tidak melakukan pengecekan melalui VAR. Sebab baginya Darmian hanya melakukan kontak fisik semata, bukan sikutan yang bisa melahirkan pelanggaran.
Lalu ada insiden lain, di mana Juan Cuadrado melakukan terjangan terhadap pemain Juventus, Filip Kostic. Banyak yang merasa bahwa pelanggaran yang dilakukan Cuadrado pantas untuk diganjar kartu merah.
Namun Marelli tidak sepakat. Ia melihat bahwa Cuadrado berhasil mendapatkan bola terlebih dahulu. Jadi, pelanggaran tersebut lebih pantas mendapatkan ganjaran kartu kuning dan memang diterima sang pemain setelah insiden itu.
Hasil imbang ini membuat situasi di klasemen, khususnya pada posisi dua besar, tidak berubah. Juventus tetap duduk di peringkat kedua dan Inter Milan mempertahankan posisinya di puncak klasemen dengan selisih dua angka.
(Tuttosport, DAZN via Football Italia)