
Sumber: Instagram @manchesterunited
SABANEWSID.com – Manchester United gagal meraup poin penuh ketika bertemu Galatasaray dalam matchday ke-5 fase grup Liga Champions hari Kamis (30/11/2023). Mereka hanya mampu mendapatkan hasil imbang dengan skor 3-3.
Padahal, mereka sudah menunjukkan tanda-tanda akan keluar sebagai pemenang di awal pertandingan. Alejandro Garnacho dan Bruno Fernandes membuat the Red Devils unggul dua gol sebelum pertandingan berjalan selama 20 menit.
Galatasaray memperkecil skor di menit ke-29 lewat tendangan bebas Hakim Ziyech, dan membuat babak pertama berakhir dengan skor 1-2. Di awal babak kedua, Manchester United kembali memperlebar jarak dengan gol Scott McTominay.
Namun setelah itu, yang terjadi adalah mimpi buruk buat raksasa Inggris tersebut. Hakim Ziyech mencetak gol kedua pada menit ke-62, dan Kerem Akturkoglu sukses menyamakan kedudukan sembilan menit berselang.
Manchester United tak mampu mencetak gol lagi sampai peluit panjang dibunyikan. Pada akhirnya, mereka harus puas dengan kedudukan imbang 3-3 yang bisa membuatnya gagal lolos dari fase grup.
Baca juga: Kejutan! Carlo Ancelotti Dapat Tawaran dari Manchester United!
Bukan cuma gagal menang, Manchester United juga mencatat rekor buruk yang belum pernah terjadi sejak musim 1962/63. Kini mereka sudah kebobolan 33 gol di semua ajang – rekor terburuk setelah 20 laga pertama di satu musim menurut catatan Opta.
Dengan segala catatan yang mengecewakan ini, Erik ten Hag selaku pelatih justru mengaku puas dengan performa pemain. Ia hanya menyelipkan sedikit kritikan atas penampilan anak asuhnya di tengah-tengah pujian setinggi langit.
“Kami seharusnya meraih tiga poin, sudah jelas, tapi juga di laga lain, laga kandang melawan Galatasaray, tandang ke markas Copenhagen. Saya memuji tim di momen yang sama saya mengkritik mereka, dan saya sendiri karena kami tidak bertahan dengan cukup baik.”
“Kami memimpin 3-1 dan anda tidak bisa melakukan kesalahan seperti itu. Saya puas dengan betapa dinamis dan beraninya tim ini. Kami menciptakan banyak peluang, terutama di akhir laga. Peluang besar. Kami bermain apik,” lanjutnya.
“Saya menyalahkan diri sendiri jika kami tersingkir. Kami ada di jalur yang tepat. Saya tahu ke mana kami harus pergi, langkah yang harus diambil dan saya yakin kami akan sukses dalam jangka panjang. Tapi jika ingin bertahan di Liga Champions, anda harus memenangkan laga seperti ini,” pungkasnya.
Hasil imbang tersebut membuat Manchester United kian terbenam di dasar klasemen Grup A dengan perolehan empat poin. Mereka wajib memenangkan laga berikutnya melawan Bayern Munchen untuk bisa lolos ke 16 besar.
(Goal International)