
Sumber: Instagram @andreonana.24
SABANEWSINDO.com – Manchester United berhasil merebut satu poin dari lawatan ke markas Liverpool, Anfield Stadium, pada Minggu (18/12/2023) kemarin. Mereka menahan imbang sang tuan rumah dengan skor kacamata 0-0.
Pertandingan ini menunjukkan kekuatan The Red Devils dalam membendung serangan lawan. Menurut catatan, Liverpool bisa melepaskan total 34 tembakan. Delapan di antaranya menemui sasaran, tapi tidak menjebol gawang Andre Onana.
Hasil imbang ini tentu di luar perkiraan banyak orang. Beberapa kalangan menganggap kalau Manchester United akan menelan kekalahan. Bahkan, tidak sedikit yang meyakini kalau pasukan Erik ten Hag akan dipermalukan.
Namun yang terjadi tidak demikian. Bisa jadi ini disebabkan oleh pendukung Liverpool yang tidak membuat situasi Anfield jadi angker untuk Manchester United. Onana mengatakan kalau dirinya tidak merasakan tekanan apapun selama di stadion.
“Saya tidak merasakan apa-apa,” jawab Onana singkat ketika ditanya oleh awak media soal atmosfir intimidatif yang kerap tersaji di Anfield.
Baca juga: Dua Kartu Kuning dalam 10 Detik! Ada Apa dengan Diogo Dalot?
Hal serupa juga dikatakan oleh mantan pemain Manchester United, Gary Neville, kepada Sky Sports usai laga. “Atmosfirnya adalah terburuk dari apa yang pernah saya lihat di Anfield,” ucap Neville singkat.
Padahal, sebelum pertandingan dimulai, fans Liverpool telah memberikan aksi intimidatif kepada skuat Manchester United di luar lapangan. Mereka melempari bus lawan dengan botol saat hendak berlabuh di Anfield.
Tentu, itu bukan sebuah tindakan terpuji. Liverpool langsung mengeluarkan pernyataan tegas setelah kejadian tersebut viral di media sosial. Pihak klub akan memberikan hukuman kepada semua pelaku yang terlibat.
“Klub Sepak Bola Liverpool sangat mengutuk tindakan yang menyebabkan kerusakan pada bus tim Manchester United saat tiba di Anfield sore ini,” bunyi pernyataan klub, seperti yang dikutip dari Metro Sports.
“Kami mengetahui rekaman kejadian yang beredar secara daring dan bekerja sama dengan Kepolisian Merseyside untuk menyelidiki sepenuhnya dan mengindentifikasi mereka yang bertanggung jawab.”
“Setiap individu yang dinyatakan bersalah atas perilaku tercela ini juga akan menghadapi proses sanksi penuh dari klub,” tutup pernyataan tersebut, yang mengindikasikan bahwa Liverpool akan menghukum keras pelaku pelemparan.
Hasil imbang kontra Manchester United tentu mencederai peluang Liverpool untuk keluar sebagai juara Premier League musim ini. Dengan terpaksa, mereka menyerahkan puncak klasemen kepada Arsenal yang meraih kemenangan.
Klub besutan Mikel Arteta itu dihadapkan dengan Brighton di Emirates Stadium pada hari Minggu (17/12/2023) kemarin. Dan Arsenal berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0 berkat gol dari Gabriel Jesus dan Kai Havertz.
(Sky Sports, Metro Sports)