
Sumber: Instagram @antony00
SABANEWSID.com – Hasil buruk diterima Manchester United usai bertemu dengan Newcastle di ajang Carabao Cup hari Kamis (2/11/2023). Tiga gol bersarang di gawang tanpa mampu dibalas klub berjuluk the Red Devils tersebut.
Pendukung setia Manchester United yang memadati Stadion Old Trafford dibuat terdiam oleh Miguel Almiron pada menit ke-28. Pemain berkebangsaan Paraguay itu sukses menjebol gawang Andre Onana dan mengubah skor jadi 0-1.
Tentu, Manchester United berusaha sekuat tenaga untuk menyamakan kedudukan. Namun alih-alih mencetak gol, pasukan Erik ten Hag malah kebobolan lagi oleh Lewis Hall ketika pertandingan memasuki menit ke-36.
Manchester United terlihat lebih dominan selama duel berjalan dengan catatan penguasaan bola hingga 62 persen. Namun, jumlah gol yang menentukan pemenang. Pada menit ke-60, Newcastle ‘membunuh’ the Red Devils lewat gol Joe Willock.
Ini bukan cuma tanggung jawab lini pertahanan yang tak bisa membendung serangan the Magpies – julukan Newcastle – tapi juga barisan penyerang. Mereka tak mampu mengkonversi 13 tembakan menjadi gol.
Baca juga: Round-Up Carabao Cup: Manchester United dan Arsenal Terjengkang, Liverpool Melenggang
Salah satu sosok yang banyak disorot pasca pertandingan adalah Antony. Eks Manchester United, Andy Cole, tampak berang dengan sang pemain, dan tampak tak ingin bermain bersamanya di satu lapangan.
“Dia akan membuat saya gila. Kami semua tahu bahwa dia sangat mengandalkan kaki kirinya. Dia sosok invidiualis yang takkan pernah ke sisi kanan ataupun ke posisi penyerang. Jika anda berlari ke tiang dekat, anda tahu bahwa anda takkan mendapatkan bola,” kata Cole kepada Sky Sports.
“Dia akan melihat ke belakang, anda takkan yakin kapan dia akan menaruh bola ke kotak penalti. Buat saya, dia tidak mencetak gol yang cukup. Tidak membuat peluang untuk rekan setimnya.”
“Anda kemudian akan melihat itu dan berkata, ‘oke, apa yang bisa anda berikan?’. Itulah yang anda harap dari dia. Mereka mengeluarkan uang berjumlah besar untuk dia, pelatih sudah mendukung dia dan dia merasa sangat, sangat kesulitan.”
Selain Antony, Cole juga mengkritik kontribusi dari penyerang lainnya yakni Antony Martial. Ia merasa bomber asal Prancis tersebut tidak memberikan gol yang cukup selama berkarir di Manchester United.
“Dia sudah berada di sini selama sembilan tahun dan baru mencetak 89 gol. Ketika anda menjadi penyerang di klub seperti Manchester United, itu tidak cukup.”
“Dia telah diberikan kesempatan lagi hari ini, dan dia bisa mencetak gol tapi apakah dia mampu membawa Manchester United ke tempatnya? Sudah sembilan tahun dan dia tidak melakukannya, jadi akan sulit baginya untuk melakukan itu sekarang,” pungkasnya.
(Sky Sports)