Michael Schumacher | Sumber: Reuters/Kim Kyung-hoon
SABANEWSINDO.com – Michael Schumacher dibawa berkeliling dengan mobil jalan raya Mercedes-AMG untuk merangsang otaknya, menurut laporan baru tentang kesehatannya.
Tanggal 29 Desember 2023 akan menandai peringatan 10 tahun kecelakaan ski yang mengubah hidup Schumacher. Dia akan berusia 55 tahun pada bulan Januari dan, dalam satu dekade sejak dia menderita luka parah, keluarganya merahasiakan kondisinya.
Namun surat kabar Jerman BILD telah melaporkan rincian baru tentang bagaimana legenda Formula 1 itu dirawat.
Dia mengendarai mobil Mercedes dan memutar suara-suara dari trek F1 dengan tujuan menstimulasi otaknya dengan suara-suara yang familiar, demikian menurut laporan tersebut.
Juara F1 tujuh kali itu menerima perawatan 24 jam dari 15 dokter, tukang pijat, dan asisten.
Istrinya, Corinna, hanya mengizinkan beberapa orang terpilih untuk mengunjungi Schumacher di rumah mereka di Swiss.
Jean Todt, mantan kepala tim Ferrari yang mendampingi Schumacher di masa jayanya, termasuk di antara kelompok kecil itu. Luca Badoer, mantan rekan Schumacher di Ferrari, juga diizinkan untuk berkunjung.
Stasiun TV Jerman ARD akan menayangkan film dokumenter dalam lima bagian tentang kehidupan Schumacher minggu ini, untuk menandai peringatan 10 tahun sejak kecelakaan ski yang dialaminya.
Seperti diketahui, Schumacher berada dalam kondisi kritis setelah mengalami kecelakaan saat bermain ski bersama putranya Mick di resor ski Prancis Meribel pada 29 Desember 2013.
Pria berusia 44 tahun itu baru saja pensiun dari F1 untuk kedua kalinya pada akhir musim sebelumnya, setelah kembali ke olahraga tersebut bersama Mercedes antara tahun 2010 dan 2012.
Schumacher, yang mengenakan helm saat terjatuh dan kepalanya terbentur batu, mengalami trauma otak serius dan berada dalam kondisi koma saat tiba di rumah sakit Prancis. Dia segera menjalani operasi sebelum menjalani operasi susulan pada malam hari.
Surat kabar Jerman Bild melaporkan pada saat itu bahwa kondisi Schumacher semakin memburuk dan ahli bedah telah membuat lubang di tengkoraknya untuk mengurangi tekanan pada otaknya.
Schumacher dipindahkan ke fasilitas yang lebih besar di Grenoble sebelum dibawa pulang ke Swiss untuk melanjutkan pemulihannya pada September 2014. The Telegraph melaporkan bahwa Schumacher dalam kondisi lumpuh dan berada di kursi roda.