
Sumber: Instagram @arsenal
SABANEWSINDO.com – Arsenal gagal mendapatkan hasil yang memuaskan kala bertemu Aston Villa dalam laga lanjutan Premier League yang digelar pada Minggu (10/12/2023) dini hari tadi. Mereka kalah dengan skor tipis 0-1.
Satu-satunya gol yang tercipta di Villa Park lahir melalui aksi John McGinn ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit. Meski punya banyak waktu sisa, the Gunners tetap tak mampu menyamakan kedudukan.
Ada satu momen di mana mereka bisa mendapatkan hadiah penalti. Tepatnya ketika pemain Aston Villa, Douglas Luiz, menendang bagian belakang kaki Gabriel Jesus di dalam kotak terlarang.
Ada juga momen lain di mana Eddie Nketiah berhasil menceploskan bola ke gawang Aston Villa. Sayangnya, wasit menganulir gol tersebut lantaran melihat pemain Arsenal lainnya, Kai Havertz, menyentuh bola dengan tangan.
Beberapa waktu lalu, Mikel Arteta selaku pelatih Arsenal sempat melontarkan keluhan keras terkait wasit. Hal itu membuatnya mendapatkan kritikan dari banyak kalangan serta menerima hukuman dari Premier League.
Baca juga: Gabriel Jesus Klarifikasi Pernyataan ‘Kekuatan Utama Saya Bukan Mencetak Gol’
Kali ini Arteta tampak kecewa dengan wasit terkait beberapa keputusan. Namun ia memilih enggan memberikan komentar banyak ketika ditanya soal itu oleh awak media: “Sudah cukup jelas,” katanya singkat.
Awak media meneruskan pertanyaan lagi soal keputusan wasit yang dianggap keputusan kontroversial tersebut. Tetapi Arteta lagi-lagi memberikan jawaban singkat yang serupa: “Tidak, tidak, sudah cukup jelas.”
Sky Sports kemudian bertanya soal apakah Arteta memiliki komentar terkait kepemimpinan wasit. Dan di sini, pria asal Spanyol tersebut menunjukkan indikasi ketidaksukaannya. “Saya punya, komentar yang sangat banyak.” jawabnya.
Arteta sepertinya enggan mengundang huru-hara lagi karena komentarnya terkait wasit. Seperti yang dikatakannya secara gamblang usai Arsenal bertemu Newcastle di ajang Premier League pada bulan November lalu.
“Apa yang terjadi itu memalukan – bagaimana gol ini disahkan, di Premier League – kami bilang liga ini yang terbaik di dunia. Saya sudah 20 tahun di negara ini dan sekarang merasa malu. Ini memalukan dan terlalu banyak yang dipertaruhkan,” kata Arteta saat itu.
(Sky Sports, Goal International)