
Sumber: Getty/NurPhoto
SABANEWSINDO.com – Performa Kylian Mbappe yang berada di bawah standar bukan satu-satunya masalah Real Madrid saat ini. Faktanya, mereka juga terus dihantam badai cedera sehingga harus menghadapi setiap pertandingan dalam keadaan pincang.
Apa yang dialami Real Madrid saat ini memang bisa dikatakan sebagai sebuah anomali. Musim lalu, mereka benar-benar terlihat perkasa. Sampai-sampai berhasil mengawinkan dua gelar bergengsi, La Liga dan Liga Champions.
Tentu, publik berekspektasi tinggi pada musim ini. Sebab Real Madrid tidak kehilangan banyak pemain bintang. Kecuali Toni Kroos, yang memutuskan gantung sepatu ketika musim 2023/24 kemarin berakhir.
Mereka menyambut musim 2024/25 dengan sejumlah pemain muda yang semakin matang, seperti Vinicius Junior, Rodrygo Goes dan Jude Bellingham. Lalu, Real Madrid juga ketambahan Kylian Mbappe dari PSG.
Melihat komposisi skuatnya, seharusnya Real Madrid bisa mengarungi musim baru tanpa adanya masalah. Namun yang terlihat sekarang justru mereka terseok-seok dan tertinggal jauh dari para pesaingnya.
Baca juga: Carlo Ancelotti Lindungi Kylian Mbappe: Masalah Real Madrid Bukan Soal Individu
Ini bukannya tanpa sebab. Di balik kegemilangan komposisi skuat, Real Madrid juga disibukkan oleh badai cedera yang terus berdatangan. Ruang rawatnya tak pernah sepi karena sejumlah pemain lalu-lalang menjadi pasiennya.
Menurut catatan, dalam delapan dari 11 pertandingan terakhir, sedikitnya ada satu pemian yang mengalami cedera. Terbaru adalah Eduardo Camavinga yang bermasalah pada hamstring usai menghadapi Liverpool di Liga Champions.
Diario AS menghitung bahwa Real Madrid sudah memiliki 23 catatan cedera meski baru bermain sebanyak 20 kali di semua kompetisi. Dan 12 di antaranya masuk ke ruang rawat dalam delapan laga terakhir.
Dua kasus cedera juga mengakhiri perjalanan Eder Militao dan Dani Carvajal pada musim ini. Kemudian pemain seperti Aurelien Tchouameni, Brahim Diaz, Dani Ceballos, dan Eduardo Camavinga harus menghabiskan waktu sebulan untuk perawatan.
Jika situasi berlanjut, Los Merengues mungkin akan menghadapi masalah serupa yang terjadi saat masih diasuh Zinedine Zidane. Di mana mereka mencatatkan sebanyak 60 kasus cedera hanya dalam kurun waktu satu musim saja.
(Diario AS)