
Sumber: Situs resmi Barcelona
SABANEWSINDO.com – Barcelona sempat membuat publik terkejut pada momen bursa transfer musim dingin. Secara mengejutkan, raksasa Spanyol itu merampungkan transfer Kevin-Prince Boateng dari klub Italia, Sassuolo.
Momen itu terjadi pada tahun 2019 lalu. Mereka kehilangan salah satu pemainnya, Munir El Haddadi, dan butuh sosok yang bisa menjadi pelapis Luis Suarez di lini depan. Beberapa nama kemudian dikaitkan dengan mereka.
Dan secara mengejutkan, mereka justru memilih merekrut Boateng dengan status pinjaman. Publik terkejut setengah mati, sebab pemain Timnas Ghana itu dianggap tidak punya kualitas yang cocok buat Blaugrana.
Pada akhirnya, Boateng bertahan selama enam bulan dan hanya mencatatkan empat penampilan di semua kompetisi. Banyak yang menganggap ini sebagai langkah frustrasi lantaran dilakukan menjelang penutupan bursa transfer.
Enam tahun sudah berlalu sejak kejadian itu, dan Barcelona telah belajar dari kesalahannya. Mereka pun tak lagi ingin mengulangi hal serupa pada bursa transfer musim dingin yang sudah resmi dibuka.
Baca juga: Hobi Barcelona: Bikin Susah Diri Sendiri
Seperti diketahui, Barcelona membutuhkan tambahan pemain untuk menambal kekurangan di beberapa sektor. Paling utama adalah di lini tengah. Sebab mereka telah dipastikan kehilangan Pablo Gavi yang cedera sampai musim 2023/24 berakhir.
Beberapa nama telah dikaitkan dengan mereka, seperti Aleix Garcia yang berstatus kapten di Girona dan gelandang Everton, Amadou Onana. Permasalahannya, pembelian pemain tersebut diyakini akan memakan biaya sebesar 50 juta euro.
Sudah bukan rahasia lagi kalau Barcelona sedang mengalami krisis finansial. Bukannya tidak memiliki uang, tetapi masalah ekonomi yang ditinggalkan manajemen sebelumnya dan krisis pandemi Covid-19 membuat salary cap mereka menipis.
Situasi ini memungkinkan Barcelona untuk melakukan langkah frustrasi seperti saat merekrut Boateng dulu. Namun menurut MD, mereka tidak akan melakukan hal serupa dan menimbang kualitas pemain yang diincar sebelum melakukan pendekatan.
Setelah kasus Boateng, Barcelona memang cukup jeli dalam melakukan perekrutan yang hanya berlaku selama enam bulan. Pierre-Emerick Aubameyang milsanya, bisa dikatakan sebagai salah satu rekrutan tepat di bulan Januari.
Adama Traore juga bisa dikategorisasikan sebagai perekrutan yang tepat sasaran. Namun bukan berarti mereka terbebas dari kesalahan. Barcelona juga pernah gagal dalam pembelian Martin Braithwaite, Jeison Murillo, dan juga Philippe Coutinho.
(MD)