
Sumber: Instagram @fcbarcelona
SABANEWSINDO.com – Barcelona masih berharap Xavi Hernandez mau melanjutkan kariernya sebagai pelatih di Spotify Camp Nou. Mereka juga percaya bahwa pria berusia 44 tahun itu berubah pikiran jika target tertentu bisa tercapai.
Seperti yang telah diketahui bersama, Xavi telah memutuskan untuk cabut dari Barcelona pada akhir musim ini. Keputusan itu dibuat secara mengejutkan dan bahkan ketika para pemain belum diberitahu.
Xavi mengumumkan keputusannya mengundurkan diri usai Barcelona menelan kekalahan dari Villarreal di ajang La Liga. Ketika itu, awak media yang hadir di konferensi pers bahkan tidak menyangka Xavi akan membuat pernyataan seperti itu.
Sebelum pengumuman dilontarkan, Barcelona masih kesulitan dengan inkonsistensi performa. Berkali-kali Xavi mengucapkan kekecewaannya terhadap permainan anak asuhnya, bahkan ketika menang sekalipun.
Namun setelahnya, performa Barcelona malah semakin membaik. Mereka jadi rajin mencatatkan kemenangan dan sekarang masih punya kans untuk meraih gelar di ajang Liga Champions dan La Liga.
Baca juga: Barcelona Bisa Kantongi 200 Juta Euro dari Penjualan Pemain, Siapa yang Bakal Dilepas?
Peningkatan hasil ini menciptakan dugaan bahwa Xavi mungkin saja mengubah keputusannya menjelang akhir musim. Barcelona sendiri masih memendam harapan bahwa sang pelatih tertarik untuk menarik keputusannya.
Joan Laporta selaku presiden klub dan sang direktur, Deco, pernah mengutarakan harapannya melihat Xavi bertahan. Namun Xavi sendiri sudah berulang kali berujar bahwa dirinya tidak akan tetap mundur apapun hasil Barcelona di akhir musim.
Harapan Barcelona tidak akan pupus sampai momen Xavi meninggalkan Spotify Camp Nou benar-benar terealisasi. Bahkan menurut laporan MD, manajemen klub percaya kalau Xavi bertahan jika suatu target terpenuhi.
Target tersebut berkaitan dengan pencapaian Barcelona. Jika Frenkie de Jong dkk mampu keluar sebagai juara La Liga dan Liga Champions, manajemen klub yakin kalau pria berdarah Spanyol itu batal mengundurkan diri.
Target yang realistis tercapai, tapi sulit untuk diwujudkan. Sebab mereka masih tertinggal cukup jauh dari Real Madrid yang duduk di puncak klasemen dan akan bertemu raksasa Prancis, PSG, di babak perempat final Liga Champions.
(MD)