Sumber: Reuters/Isabel Infantes
SABANEWSINDO.com – Real Madrid menundukkan Almeria 3-2 dalam lanjutan La Liga, Minggu (21/1) malam WIB. Namun, kemenangan di Santiago Bernabeu tersebut diwarnai bumbu kontroversi.
Real Madrid tertinggal dua gol lebih dulu setelah Largie Ramazani mencetak gol cepat di menit pertama dan Edgar Gonzalez menggandakannya di menit 43.
Penalti Jude Bellingham di menit 57 dan gol Vinicius Junior di menit 67 membuat kedudukan kembali berimbang. Jelang berakhirnya laga, Dani Carvajal mencetak gol telat untuk membuat skor menjadi 3-2 untuk kemenangan Real Madrid.
Kubu Almeria sendiri tidak diuntungkan di sejumlah momentum. Gol Sergio Arribas di menit 57 misalnya, yang dianulir atas pertimbangan VAR. Sementara gol Vinicius juga dianggap tidak sah, karena bola mengenai lengan pemain Brasil tersebut dan terjadi handball, namun VAR tidak menganggap demikian.
Bek Almeria, Marc Pubill, mengaku kecewa dengan banyak momen VAR yang merugkan timnya. Dia bahkan menyebut timnya tak diperbolehkan menang melawan Real Madrid.
“Seseorang memutuskan bahwa kami tidak bisa menang di sini dan itulah yang terjadi. Kami pergi dengan keyakinan mereka telah mencuri permainan dari kami secara terang-terangan,” kata Pubill kepada DAZN usai laga.
“Saya pikir tidak ada lagi yang bisa dilakukan dari luar untuk membawa mereka ke dalam permainan. Tidak ada cara untuk menerimanya. Apa yang terjadi hari ini melampaui semua batas,” jelasnya.
Pemain Almeria lainnya, Gonzalo Melero, mengamini pernyataan rekannya tersebut.
“Mereka telah mengancam kami dan terlebih lagi mereka berpikir telah melakukannya dengan baik. Ini sangat menyakitkan bagi saya. LaLiga jelas ketinggalan jauh banget dari Premier League,” kritik Melero.
Bagaimana tanggapan Real Madrid? Pelatih Carlo Ancelotti menegaskan keyakinannya bahwa ketiga keputusan tersebut benar
“Saya memahami kemarahan Almeria terhadap keputusan VAR, tapi saya pikir semuanya sudah diputuskan dengan baik,” kata Ancelotti.
“Saya pernah melihatnya. Saya pikir wasit mengambil keputusan yang tepat, bukan VAR. VAR memperingatkannya dan dia memutuskan. Dan menurutku dia benar.”