
Sumber: Situs resmi PBSI
SABANEWSINDO.com – Fase penyisihan Grup A BWF World Tour Finals 2023 telah digelar sejak Rabu (13/12/2023). Kini sudah memasuki laga kedua, dan sejumlah atlet bulutangkis kebanggaan Indonesia mengalami kekalahan.
Pada nomor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung menelan kekalahan dari An Se Young. Dalam pertandingan berdurasi 45 menit tersebut, Gregoria kalah dua set langsung dengan skor 14-21 dan 16-21.
Gregoria bermain di bawah performa, dan itu adalah sesuatu yang tak pernah disangka olehnya. Hasil ini memberatkan dirinya untuk melaju ke babak berikutnya, terlebih karena sudah pernah kalah di laga pertama dari Tai Tzu Ying.
“Hari ini performa saya jauh dari yang saya ekspektasikan, dan saya rasa ini faktor non-teknis dalam diri saya yang ada kesalahan,” kata Jorji, sapaan akrab Gregoria, seperti yang dikutip dari situs resmi PBSI.
“Akhirnya dari semua permainan dan fisik saya, semua buruk sekali. Di game kedua, memang ada momentum baut saya dapat 4-5 poin beruntun. Itu karena saya hanya coba tahan-tahan saja sama bola lawan. Walau saya tahu itu masih jauh dari cukup.”
Baca juga: BWF World Tour Finals 2023: Dua Wakil Indonesia Alami Kekalahan
“Sekarang saya mau menyadari kesalahan dulu, karena apa evaluasi yang saya sampaikan kemarin, belum terlihat di pertandingan hari ini. Saya belum bisa memperbaikinya. Besok di pertandingan terakhir, saya ingn berusaha maksimal,” tandasnya.
Hasil buruk juga diterima atlet nomr ganda putra, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri. Mereka dipaksa bertekuk lutut oleh perwakilan Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae dengan skor 9-21, 12-21.
“Hari ini kami terbawa pola permainan lawan, bola 1-2 dari awal sudah ditutup sama mereka. Itu membuat kami sangat kesulitan untuk berkembang. Besok kami mau coba lagi, coba ambil poin, nothing to lose saja,” kata Fikri.
Bagas Maulana juga mengakui kelemahan mereka di laga ini. Bersama Fikri, ia masih mencari cara agar bisa beradaptasi dengan lapangan. “Kami akui belum menemukan formula untuk bermain di situasi lapangan seperti ini,” tuturnya.
(PBSI)