
Sumber: Instagram @mrancelotti
SABANEWSINDO.com – Carlo Ancelotti sempat berada di ambang pintu keluar Real Madrid ketika tawaran dari Timnas Brasil datang ke hadapan. Namun pada akhirnya, ia memutuskan untuk tetap setia kepada klub berjuluk Los Merengues tersebut.
Huru-hara soal kepergian Ancelotti merebak sejak awal musim ini. Pasalnya, kontrak arsitek berkebangsaan Italia itu hanya berlaku sampai akhir musim. Dan waktu itu, belum ada tanda-tanda bahwa kontrak akan diperpanjang.
Isu mengenai kepergiannya semakin membesar usai Federasi Sepak Bola Brasil mengumbar ketertarikannya. Publik mulai berspekulasi bahwa sang pelatih akan segera angkat kaki dari Santiago Bernabeu.
Bahkan beberapa bulan lalu, beberapa kabar sempat mengaitkan Real Madrid dengan sejumlah pelatih ternama. Tak terkecuali Xabi Alonso yang tengah naik daun lantaran berhasil membuat Bayer Leverkusen jadi perkasa.
Namun semua rumor dan spekulasi buyar begitu Real Madrid mengeluarkan pernyataan resmi soal kesepakatan baru dengan Ancelotti. Kedua belah pihak sepakat untuk memperpanjang kerja sama sampai tahun 2026 mendatang.
Baca juga: Prediksi Pandit Soal Kapan Real Madrid Umumkan Perekrutan Kylian Mbappe
Prosesi tanda tangan kontrak telah dilakukan beberapa waktu lalu. Dan ketika diwawancarai Sky Sport Italia baru-baru ini, Ancelotti mengutarakan perasaannya. Ia mengaku bahagia bisa bertahan di Real Madrid.
“Sepak bola adalah semangat dan tetap akan menjadi semangat buat saya. Saya menyaksikan semua pertandingan sepak bola. Saya sangat senang berada di Madrid,” tutur pria berumur 64 tahun tersebut.
“Yang terpenting adalah Real Madrid, klub hebat dan saya merasa sangat bangga bisa berada di sana. Milan dan Real Madrid adalah klub bersejarah, mereka menjuarai lebih banyak Liga Champions dibandingkan yang lain, saya cukup beruntung bisa melatih keduanya.”
Musim depan, sejumlah spekulasi mengutarakan kalau Ancelotti bakal melatih Kylian Mbappe di Santiago Bernabeu. Ancelotti tak berbicara banyak soal itu ketika ditanya oleh awak media.
“Sepak bola adalah olahraga di mana anda harus beradaptasi, sebab anda bisa bekerja dengan pemain juara dan yang tidak memiliki karakteristik itu. Dialog juga sangat penting dalam berhubungan dengan orang-orang,” pungkasnya.
(Sky Sport Italia)