
Sumber: Instagram @cescf4bregas
SABANEWSINDO.com – Pintu untuk menuju kursi kepelatihan Barcelona sedang terbuka lebar. Hal ini dikarenakan Xavi Hernandez memilih angkat kaki begitu musim 2023/24 resmi berakhir.
Xavi membuat pengumuman yang mengejutkan setelah Barcelona dipaksa bertekuk lutut oleh Villarreal di ajang La Liga. Jangankan publik, para pemain pun belum diberitahu perihal keputusan tersebut sebelum Xavi mengumumkan.
Pria asal Spanyol tersebut diketahui tak sanggup menahan beban dan tekanan yang ada di Barcelona. Keputusan untuk mundur pun tidak dibicarakan dalam diskusi yang panjang. Xavi sudah yakin bahwa dirinya akan cabut di akhir musim.
Barcelona sendiri tidak berusaha untuk mempertahankan Xavi. Dengan ini, mereka harus segera mencari sosok penggantinya. Beruntung, mereka punya waktu yang cukup karena Xavi masih bersedia melatih sampai akhir musim.
Beberapa laporan mulai mengaitkan Barcelona dengan sejumlah pelatih. Mulai dari Hansi Flick, Thomas Tuchel, Jurgen Klopp dan bahkan Rafael Marquez yang saat ini sedang melatih klub usia muda.
Baca juga: Eks Real Madrid: Xavi Hernandez Belum Siap Melatih Barcelona
Mantan pemain Barcelona, Cesc Fabregas, juga mengaku tertarik menjajal kesempatan melatih di Spotify Camp Nou. Namun tidak dalam waktu dekat ini, mengingat dirinya baru merintis karier di dunia kepelatihan.
“Itu adalah sesuatu yang tidak pernah anda ketahui. Pertama-tama saya pikir harus bertumbuh dulu, mengambil langkah… itulah mengapa saya senang di sini, karena saya tidak memiliki tekanan besar,” kata Fabregas kepada Esport3.
“Pada akhirnya, mereka bisa menilai anda, mereka bisa tahu apakah anda sangat bagus atau tidak. Tergentung pekerjaan anda setiap hari… Ada pelatih yang tidak begitu dihargai, tapi anda melihat dia bekerja setiap hari dan berpikir: ‘Dia bintang’. Anda harus merasa baik soal diri sendiri,” lanjutnya.
Fabregas sempat mengambil tugas sebagai pelatih di klub terakhirnya, Como. Namun terpaksa mundur karena belum memiliki lisensi. Kini ia sedang menjalani kursus kepelatihan dan bisa lulus pada akhir musim ini.
Masih terlalu dini memang bagi Fabregas untuk melatih klub sekelas Barcelona. Apalagi Xavi pernah berujar kalau kondisi dalam internal klub tidak sehat. Namun Fabregas enggan menanggapi hal tersebut.
“Saya tidak bisa berbicara soal itu, karena apa yang Xavi lalui adalah pengalamannya sendiri, dan tekanan yang dia rasakan pasti tidak bisa diatasi,” ucapnya.
(Esport3)