
Sumber: instagram @pochettino
SABANEWSINDO.com – Hasil buruk terus diterima Chelsea selama di bawah asuhan Mauricio Pochettino musim ini. Kekalahan dari Wolverhampton pada akhir pekan kemarin membuat mereka kian terpuruk dan kini menduduki peringkat 11 dalam klasemen Premier League.
Seperti diketahui, Chelsea tumbang dengan skor 2-4 kendati bermain di markasnya, Stamford Bridge. Ini adalah kekalahan ke-10 klub berjuluk The Blues tersebut, lebih banyak dari jumlah kemenangannya yang baru sembilan dari 23 pertandingan.
Umumnya, situasi buruk ini berujung pada pemecatan pelatih. Apalagi Chelsea cukup mudah dalam mendepak nahkodanya di tengah musim berjalan. Namun kali ini, mereka masih belum melakukan tindakan.
Pemecatan pelatih memang kerap dianggap sebagai jalan cepat untuk memperbaiki performa tim. Tidak bisa dimungkiri kalau rentetan hasil buruk merupakan tanggung jawab sang pelatih selaku pengatur strategi.
Kendati demikian, situasi Pochettino tampak adem-ayem. Rentetan hasil buruk tidak membuat rumor pemecatan muncul ke permukaan. Pun Chelsea sepertinya belum bergerak untuk mencari sosok penggantinya.
Baca juga: Mauricio Pochettino Terancam, Chelsea Lagi Tertarik Sama Xabi Alonso
Laporan dari Daily Mail mengemukakan bahwa Chelsea belum bisa memecat Pochettino secara langsung. Hal ini berhubungan dengan kondisi finansial. Sejatinya, Chelsea punya dana untuk membayar pesangon pria asal Argentina itu.
Namun mereka harus berhati-hati dalam pembukuan finansial. Chelsea cukup boros sejak diambil alih oleh Todd Boehly dan menggelontorkan dana dalam jumlah besar demi merekrut pemain yang diinginkan.
Premier League menetapkan Profit & Sustainability Rules (PSR), yang kurang lebih mirip dengan regulasi Financial Fair Play dari UEFA. Jika dilanggar, besar kemungkinan Chelsea menerima hukuman yang merugikan.
Saat ini, Pochettino masih memiliki kontrak dengan sisa durasi 18 bulan. Biaya untuk memecat dirinya beserta staf kepelatihan akan memakan biaya sebesar 10 juta pounds. Pesangon akan masuk dalam PSR dan bisa membuat pembukuan klub rusak.
Batas akhir PSR ini sendiri sampai pada bulan Juni 2024. Jadi, Chelsea harus bertahan dengan Pochettino setidaknya sampai akhir musim ini, dan menerima apapun hasil akhirnya di ajang Premier League serta Carabao Cup.
(Daily Mail)