SABANEWSINDO.com – Chelsea gagal juara di Carabao Cup alias Piala Liga Inggris. Di partai final, Chelsea kalah 1-0 dari Liverpool.
Sumber: Reuters/Jason Cairnduff
Tak bisa dimungkiri, hasil itu membuat kubu Chelsea kecewa, tak terkecuali Mauricio Pochettino. Namun manajer Chelsea tersebut menilai kegagalan timnya bisa menjadi kesuksesan di masa mendatang.
“Untuk bersaing di level ini, Anda perlu merasakan apa artinya bermain demi trofi besar. Saya ingat setelah tiga atau empat tahun (di bawah Jurgen Klopp) Liverpool kalah dalam final Liga Europa dan final Liga Champions,” kata Pochettino dalam laman resmi Chelsea.
“Tetapi mereka tetap percaya pada proyek itu dan semakin kuat setiap musim sehingga mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Itu adalah contoh yang baik dan jika kami ingin menantang tim seperti Liverpool, kami harus tetap percaya, itu adalah hal yang paling penting,” kata Pochettino.
Juru taktik asal Argentina yang pernah menukangi Southampton, Tottenham dan PSG itu membiarkan timnya merasakan kecewa, namun berharap kekecewaan itu memotivasi timnya agar tampil lebih baik.
Baca juga: Final Carabao Cup: Gol Tunggal Virgil van Dijk Bantu Liverpool Kalahkan Chelsea
“Sekarang kami mesti terus maju, tapi mereka perlu merasakan dampaknya,” kata Pochettino.
“Saat Anda bermain untuk meraih trofi, tidak ada yang bisa Anda katakan untuk membuat mereka merasa lebih baik. Mereka perlu menyadari bahwa kami perlu bekerja, kami perlu melakukan hal-hal yang lebih baik dan berkembang,” kata dia.
Pochettino juga meningatkan bahwa Chelsea saat ini banyak dihuni pemain muda potensial, berbeda dengan The Blues 10 tahun lalu yang banyak merekrut pemain bintang.
“Kami adalah tim muda, tapi kami akan tetap percaya dan melihat apa yang bisa kami lakukan di masa depan. Besok kami harus berlatih dan berangkat lagi untuk hari Rabu (Piala FA melawan Leeds).”