
Sumber: Instagram @fcbarcelona
SABANEWSINDO.com – Xavi Hernandez menerima kartu merah ketika Barcelona melakoni laga lanjutan La Liga akhir pekan kemarin. Hal ini membuatnya harus menerima sanksi larangan terlibat dalam pertandingan.
Pria berusia 44 tahun tersebut memimpin skuat Barcelona yang bertandang ke markas Atletico Madrid. Barcelona sendiri sukses keluar sebagai pemenang dengan skor telak 3-0 berkat gol dari Joao Felix, Robert Lewandowski dan Fermin Lopez.
Xavi tak bisa menemani para pemainnya sampai akhir laga. Semua bermula ketika dirinya dianggap melakukan protes keras kepada wasit di babak pertama. Aksi tersebut membuat dirinya menerima kartu kuning.
Tidak lama kemudian, Xavi kembali melakukan protes terhadap wasit. Karena itu, wasit mengeluarkan kartu merah untuknya. Hukuman tersebut membuatnya harus meninggalkan lapangan dan tidak bisa memberikan instruksi ke anak asuhnya.
Dengan kartu merah tersebut, Xavi dipastikan tidak bisa ikut terlibat dalam dua pertandingan Barcelona berikutnya, yakni melawan Las Palmas dan Cadiz. Sempat ada kekhawatiran kalau Xavi juga tidak akan memimpin tim melawan Real Madrid.
Baca juga: Barcelona Belum Menentukan Pilihan Soal Pengganti Xavi Hernandez
Kekhawatiran itu muncul karena aksi protes Xavi yang tergolong cukup berlebihan. Namun ternyata, itu tidak terealisasi. Arsitek berkebangsaan Spanyol tersebut hanya menerima larangan terlibat dalam dua pertandingan.
Namun hukuman Xavi tidak akan terbatas pada itu saja. Ia juga harus membayar denda sebesar 600 euro untuk tindakannya. Barcelona juga harus menanggung beban hukuman dengan denda sebesar 700 euro.
Ada catatan menarik seputar Xavi selama menjabat sebagai pelatih di Barcelona. Seperti yang dicatat Barca Noticias, Xavi sudah menerina 24 kartu kuning dalam tiga tahunnya berkarier di Spotify Camp Nou.
Jika dirata-ratakan, Xavi menerima satu kuning setiap 5.5 pertandingan di liga. Berbanding jauh sewaktu dirinya masih aktif sebagai pemain, dengan rata-rata satu kartu kuning dalam 13 pertandingan di 928 laga.
(Goal International, Barca Noticias)