
Sumber: Instagram @fcbarcelona
SABANEWSINDO.com – Hasil tak memuaskan diraih Barcelona ketika bertemu Club America dalam laga uji coba yang digelar di Dallas, Amerika Serikat, Jumat (22/12/2023). Raksasa Spanyol itu tumbang dengan skor tipis 2-3.
Pertandingan berlangsung cukup sengit, di mana Barcelona sempat unggul lebih dulu melalui aksi Lamine Yamal pada menit ke-6. Namun kedudukan kembali berimbang usai pemain Club America, Julian Quinones, mencetak gol di menit ke-12.
Barcelona kembali unggul berkat gol yang dicetak Marc Guiu pada menit ke-28, dan bertahan sampai jeda babak pertama. Di babak kedua, mereka kembali kebobolan oleh Quinones tepatnya di menit ke-50.
Kedua tim sama-sama mencari gol penentu kemenangan di sisa menit babak kedua, yang kemudian didapatkan Club America pada menit ke-82. Henry Martin menjadi mimpi buruk Blaugrana yang mengantar Club America menang 3-2.
Pada laga kali ini, Barcelona tidak bisa menurunkan sejumlah pemain pentingnya karena baru bermain kontra Almeria sehari sebelumnya. Mereka menurunkan banyak pemain muda dalam starting XI untuk pertandingan kali ini.
Baca juga: UEFA Sindir Barcelona dan Real Madrid Soal ESL: Semoga Indah dengan Dua Klub Saja
“Ini adalah pertandingan yang bagus. Baik America dan Barcelona menawarkan pertunjukan, peluang, dan gol. Dari sisi kami, ini adalah kesempatan bagi pemain muda. Pemain senior telah bermain kemarin dan kelelahan,” katanya dikutip Marca.
“Rafa melatih para pemain muda dengan sangat baik. Ada pemain yang tidak mendapatkan giliran dan berada di tim utama. Masih terlalu dini, buat mereka, tanggung jawabnya besar, tapi klub memiliki situasi ini,” lanjutnya.
Xavi kemudian melanjutkan obrolan dengan mendiskusikan komentarnya di ruang ganti saat menghadapi Almeria yang bocor ke publik. Situasinya cukup panas, di mana Xavi melontarkan pernyataan pedas ke pemainnya.
“Saya mencoba untuk jujur, berbicara di depan muka, tidak bisa menyembunyikan. Teriakan? Itu tensi, wajar, itu ruang ganti, banya yang dipertaruhkan dan saya pikir perlu untuk sedikit menaikkan suara, tidak lebih,” tuturnya.
“Dari sini saya pikir tim bereaksi dengan sangat baik, di ruang ganti kami adalah sebuah tim, keluarga besar. Mereka adalah sosok profesional dan memahaminya dengan sangat baik,” sambung mantan pelatih Al Sadd tersebut.
Pertandingan melawan Almeria sendiri merupakan laga resmi terakhir Barcelona pada tahun 2023 ini. Mereka akan kembali beraksi pada awal bulan Januari mendatang, tepatnya pada Jumat (5/1/2024) dengan Las Palmas sebagai lawannya.
(Marca)