THESABASPORTSINDO.com – Liverpool menjadikan Japan Airlines sebagai partner pertama mereka di musim yang baru. Dengan kesepakatan sponsor ini, Liverpool bisa meningkatkan pendapatan untuk bersaing lebih baik melawan Manchester City.
Sumber: Pixabay
Manchester City sudah membukukan rekor pendapatan akhir-akhir ini, yang memperkuat dominasi mereka di lapangan dengan memungkinkan mereka berinvestasi pada pemain dan staf pelatih terbaik.
Berdasarkan data keuangan terbaru mereka, City menghasilkan pendapatan total hampir £713 juta selama musim 2022/23. Jumlah tersebut menandai rekor baru Premier League, jauh melampaui rekor sebelumnya sebesar £648 juta yang dicatat Manchester United.
City meraup pendapatan komersial sebesar £341 juta, hampir setengah dari total pendapatan mereka.
Sebagai perbandingan, Liverpool menghasilkan £594 juta pada musim 2022/23, yang tidak lebih baik dari musim sebelumnya. Pendapatan komersial klub mencapai £272,5 juta, sementara angka akhir secara keseluruhan menghasilkan kerugian sebelum pajak sebesar £9 juta untuk musim itu.
Hal ini menyoroti perbedaan yang semakin lebar antara kedua klub, dengan City yang semakin menjauh dari The Reds sejak terakhir kali mereka berhadapan untuk memperebutkan gelar Premier League pada 2021/22.
Namun, kesepakatan komersial baru adalah salah satu cara bagi Liverpool untuk mencoba dan menyamakan posisi sekali lagi. Mereka belum memiliki mitra maskapai resmi sejak Malaysia Airlines pada 2019 dan berharap bahwa penggunaan sponsor baru ini akan membantu meningkatkan jangkauan mereka lebih jauh.
“Bermitra dengan Japan Airlines merupakan langkah maju besar lainnya dalam strategi klub kami untuk memperluas kehadiran internasional kami dan terlibat lebih dalam dengan basis penggemar global kami yang beragam dan berdedikasi,” kata kepala keuangan Liverpool Ben Latty.