
Sumber: Instagram @juventus
SABANEWSINDO.com – Hasil akhir yang mengecewakan diterima Juventus dalam laga pekan ke-16 Serie A, Sabtu (16/12/2023) dini hari. Bertandang ke markas Genoa, klub besutan Massimiliano Allegri tersebut hanya mampu meraih imbang 1-1.
Juventus sempat unggul lebih dulu setelah Federico Chiesa berhasil mengeksekusi hadiah penalti pada menit ke-26. Kedudukan berubah di awal babak kedua saat pemain Genoa, Albert Gudmundsson, menjebol gawang Wojciech Szczesny.
Hasil ini jelas mengurangi kans Bianconeri – sebutan Juventus – untuk memenangkan gelar Serie A musim ini. Sekarang mereka ada di peringkat kedua dengan perolehan 37 poin, tertinggal satu angka dari Inter Milan.
Jarak tersebut bisa melebar pada akhir pekan ini mengingat Inter belum memainkan laga pekan ke-16. Pasukan Simone Inzagji akan berhadapan dengan klub kuat Italia lainnya, Lazio, pada Senin (18/12/2023) mendatang.
Namun ada sisi positif yang bisa dipetik dari hasil imbang tersebut. Setidaknya, Juventus mampu memperpanjang tren tidak terkalahkan menjadi 11 laga. Terakhir mereka kalah pada bulan September lalu saat menghadapi Sassuolo.
Baca juga: Genoa vs Juventus: Seru, Kedua Tim Akhirnya Berbagi Angka
“Ini adalah poin penting, mari lanjutkan rentetan positif, dan sekarang kami harus mempersiapkan diri sebelum bertemu Frosinone. Saya senang dengan performa tim,” kata sang pelatih, Massimiliano Allegri, kepada DAZN.
“Tidak mudah untuk menang melawan Genoa, tim ini mampu memberikan performa yang bagus. Tapi kami harus bertumbuh untuk bisa bertahan di atas, kami harus mengkapitalisasi [peluang] dan menjadi lebih efektif,” lanjutnya.
Ya, daya gedor serangan menjadi salah satu masalah Juventus pada musim ini. Paling banyak, Bianconeri melesakkan dua gol dalam satu pertandingan. Hal ini membuat Juventus menjadi tim dengan jumlah gol terkecil di empat besar.
Untungnya masalah tersebut bisa ditutupi dengan solidnya lini pertahanan. Juventus terbaik kedua dalam urusan kebobolan, dan baru memungut bola dari gawangnya sendiri sebanyak 10 kali. Lebih banyak tiga dari Inter Milan.
Tentu saja, Juventus tidak bisa selamanya bergantung pada lini pertahanan yang solid. Lini serang yang tajam akan membuat beban di belakang menjadi berkurang. Dan ini adalah salah satu yang harus dipikirkan oleh Allegri.
“Ketika anda harus membunuh lawan, itu harus benar-benar diselesaikan, ketika anda memiliki peluang penting, anda harus mencetak gol,” tegas Allegri.
(DAZN)