
Sumber: Instagram @persija
SABANEWSINDO.com – Tahun 2023 tidak berjalan dengan baik buat salah satu klub papan atas Indonesia, Persija Jakarta. Thomas Doll selaku pelatih mengakui bahwa timnya mengalami banyak kesialan dalam kurun waktu tersebut.
Persija telah menjalani duel terakhirnya di tahun 2023 pada tanggal 16 Desember lalu. Bermain sebagai tuan rumah di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Macan Kemayoran berhasil mengalahkan PSS Sleman dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan tersebut membantu Persija bertengger di posisi sembilan klasemen sementara dengan raihan 32 poin. Situasi ini menunjukkan betapa Persija kesulitan untuk mengarungi musim 2023/24.
Hal itu diakui oleh Doll. Ia merasa kalau timnya membuang begitu banyak poin dari pertandingan yang, di atas kertas, seharusnya bisa dimenangkan. Untungnya, Persija mampu menutup tahun ini dengan kemenangan.
“Kami membuang poin banyak sekali pada saat seharusnya bisa meraih poin penuh. Usai mengalami banyak hasil imbang musim ini, saya lega kami menutup tahun dengan tiga poin,” kata Doll, seperti dikutip Bola.com.
Baca juga: Jay Idzes Kelar Jadi WNI, Ini Pemain Incaran PSSI Berikutnya untuk Dinaturalisasi
Ada banyak faktor yang menyebabkan Persija tertatih-tatih mengarungi musim 2023/24 ini. Salah satunya adalah cedera. Beberapa pemain penting dalam skuat Macan Kemayoran harus silih berganti memasuki ruang rawat.
Cedera Gustavo Almeida yang paling disoroti. Tidak heran, sebab pemain tersebut baru memainkan satu pertandingan usai direkrut dengan status pinjaman dari Arema FC. Tentu ini merugikan Persija baik dari segi bisnis maupun hasil.
Namun dalam keadaan pincang, Persija tetap mampu meraih hasil memuaskan di sejumlah pertandingan. Doll memberikan apresiasi kepada para pemain karena bisa mempertahankan kondisi mentalnya dalam masa-masa sulit.
“Banyak kesialan yang tim alami, seperti contohnya Gustavo Almeida yang cedera walau baru main sebentar. Akan tetapi, melihat mentalpara pemain pada laga terakhir, saya cukup senang. Artinya mereka berjuang untuk tiga poin,” tuturnya.
Persija punya waktu banyak untuk melakukan refleksi agar bisa bermain lebih baik di tahun 2024. Menurut jadwal, mereka baru akan berpentas lagi pada awal bulan Februari dengan Borneo FC sebagai lawannya.
(Bola.com)