
Sumber: Getty/Eston Parker
SABANEWSINDO.com – Ederson belum bisa memastikan masa depannya di Manchester City. Kiper berkebangsaan Brasil tersebut masih membuka kans untuk meninggalkan Etihad Stadium pada bursa transfer musim panas ini.
Sang pemain mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan karirnya di Arab Saudi. Diketahui ada dua klub yang tertarik untuk membawanya pergi dari Inggris, yakni Al-Nassr dan Al-Ittihad.
Manchester City tentu berharap bisa memiliki jasa Ederson, seperti yang diutarakan Josep Guardiola selaku pelatih. Tapi, The Citizens telah membuktikan bahwa mereka siap melepas pemain yang tak lagi ingin bertahan di Etihad Stadium.
Kans Ederson bertahan semakin meninggi setelah Al-Nassr, seperti yang dilaporkan The Athletic, mundur dari perburuan. Sementara Al-Ittihad sendiri belum melakukan pendekatan secara formal kepada kedua belah pihak.
Namun baru-baru ini, Ederson menurunkan peluangnya bertahan dengan mengatakan bahwa masa depannya belum ditentukan. Meski mengakui kalau dirinya merasa bahagia dengan kehidupannya di Manchester City.
Baca juga: Disebut Bikin Manchester City Jadi Membosankan, Pep Guardiola: Salah Saya?
“Belum ada keputusan. Mendengar Pep mengatakan itu [bahwa dirinya ingin Ederson bertahan] sangat memuaskan. Sekarang musim ke-8 saya bersamanya, banyak momen baik dan juga buruk,” kata Ederson dikutip Goal International.
“Dia adalah orang yang mudah untuk diajak bekerja sama, dia jenius sepak bola dan semuanya sudah mengetahui hal itu. Jadi, sangat menyenangkan bisa mendengarkan kata-kata itu darinya,” lanjutnya.
“Saya senang di sini, menikmati momen yang baik bersama rekan setim saya, saya juga menikmati kebugaran fisik yang telah kembali. Saya sangat tenang, apapun yang terjadi ada di tangan Tuhan dan dia tahu jalan yang benar.”
Jika kemudian benar meninggalkan Manchester City, maka posisi No.1 Manchester City bakal diberikan kepada Stefan Ortega. Pemain berdarah Jerman itu sudah menunjukkan bukti bahwa gawang The Citizens aman di tangannya.
Musim lalu, Guardiola memberikan kepercayaan kepada Ortega untuk mengawal gawang dalam 20 pertandingan di semua kompetisi. Ia hanya kebobolan sebanyak 20 gol dan berhasil mencatatkan delapan clean sheet.
(Goal International)