SABANEWSINDO.com – Manajer Manchester United Erik Ten Hag memiliki harapan bisa mendatangkan pemain baru di bursa transfer Januari mendatang. Namun begitu, dirinya pesimistis bisa mendapatkan pemain bintang.
Dijelaskan Ten Hag, harapan dirinya dengan ketersediaan dana di Manchester United membuatnya tidak bisa berharap banyak untuk bisa berbisnis di musim dingin nanti.
“Saya tidak berpikir [kami akan menghabiskan banyak uang],” katanya.
“Sebagai sebuah klub, Anda harus mencari perbaikan, jadi jika Anda bisa menemukan yang lebih baik dan realistis secara finansial dan dengan Financial Fair Play, maka klub harus ikut serta.
“Tetapi seringkali Anda tidak menarik pemain terbaik di musim dingin.”
Baca juga: Erik Ten Hag: Siapa Yang Bilang Manchester United Krisis?
Ten Hag juga menegaskan bergabung bersama United dan menghadapi segudang tekanan sebagai manajer tim sudah disadariya sejak awal. Hal itu ditegaskannya setelah teman-temannya sempat mencoba membujuknya untuk tidak mengambil alih jabatan manajer Manchester United karena mereka mengira dia menghadapi “pekerjaan yang mustahil”.
“Semua orang mengatakan kepada saya ‘Anda tidak bisa berhasil dalam pekerjaan itu’. Mereka mengatakan itu tidak mungkin. Saya? Saya menginginkan tantangan itu,” kata pria berusia 53 tahun itu.
Pada musim pertamanya di sepak bola Inggris, mantan bos tim muda Bayern Munich Ten Hag mengakhiri penantian enam tahun United untuk mendapatkan trofi ketika mereka mengalahkan Newcastle di final Piala EFL.
Namun, Setan Merah tertinggal jauh dari pemuncak klasemen Premier League, Arsenal, dan berada di posisi terbawah grup Liga Champions UEFA dengan satu pertandingan tersisa untuk dimainkan.
Mereka belum pernah secara serius bersaing untuk gelar juara Premier League atau Liga Champions sejak pensiunnya Sir Alex Ferguson pada tahun 2013.
Ten Hag adalah orang keenam setelah David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer dan Ralf Rangnick yang mencoba membawa kesuksesan kembali ke klub.
“Saya tahu ini tidak akan mudah, tapi ini adalah klub hebat dengan basis penggemar yang hebat,” tambah Ten Hag.
“Orang-orang menyukai Man Utd, atau mereka menentang Man Utd. Saya suka klub seperti ini. Ajax juga seperti ini.”
Sumber: Reuters/Carl Recine