
Sumber: Instagram @manchesterunited
SABANEWSINDO.com – Isu mengenai keinginan Manchester United melakukan pergantian di kursi kepelatihan sedang berhembus kencang. Kabarnya, mereka ingin mendepak Erik ten Hag sebagai bentuk tanggung jawab atas performa buruk musim ini.
Ten Hag mendarat di Old Trafford pada tahun 2022 setelah dibajak dari klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam. Pada awal mula kariernya, pria berumur 54 tahun tersebut menunjukkan tanda-tanda positif.
Namun belakangan, kualitasnya mulai diragukan. Khususnya pada musim ini, lantaran Manchester United mengalami masalah di konsistensi. Hal ini membuatnya terdampar hingga peringkat keenam dalam klasemen sementara Premier League.
Tidak hanya itu, Manchester United juga gagal melaju jauh dalam ajang Liga Champions. The Red Devils finis di dasar klasemen fase grup sehingga harus benar-benar tersingkir dari semua kompetisi Eropa.
Tak ayal kalau rumor mengenai pemecatan Ten Hag berhembus sangat kencang dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan ketika performa Manchester United sudah mulai membaik. Banyak yang yakin Ten Hag takkan terlihat di Old Trafford musim depan.
Baca juga: ‘Gareth Southgate Tak Mau Latih Manchester United’
Namun Ten Hag sendiri percaya bahwa itu tidak akan terjadi. Sosok berdarah Belanda itu sangat yakin bahwa Manchester United takkan melayangkan surat pemecatan untuk dirinya di akhir musim ini.
“Saya tidak memiliki keraguan. Saya hanya berfokus pada pekerjaan, fokus pada proses, pada proyek ini. Saya sangat suka berada di sini, saya menikmatinya. Bagi saya, ini adalah sebuah tantangan,” kata Ten Hag kepada Sky Sports.
“Semuanya tidak selalu berjalan di jalur yang tepat, hasilnya tidak selalu seperti yang kami inginkan tapi saya yakin bahwa kami berada di jalur yang tepat, dan kami akan mencapai tempat yang diinginkan,” lanjutnya.
Rumor yang beredar tidak hanya berkutat pada isu pemecatan. Sejumlah laporan juga mengatakan bahwa Manchester United sudah menemukan sosok penggantinya, yakni Gareth Southgate yang sedang menukangi Timnas Inggris.
Pelatih berumur 53 tahun tersebut memiliki kontrak dengan The Three Lions hingga akhir ajang Euro 2024. Namun dari beberapa isu, diketahui bahwa FA selaku federasi sepak bola Inggris ingin memperpanjang masa abdinya.
(ESPN)