
Sumber: Instagram @fabioquartararo20
SABANEWSINDO.com – Keberadaan psikolog rupanya cukup membantu Fabio Quartararo untuk memberikan performa terbaiknya di atas sirkuit. Pembalap asal Italia tersebut jadi bisa mengontrol emosinya yang kerap meledak-ledak.
Quartararo mulai bekerja sama dengan psikolog sejak tahun 2021 lalu. Ia mengakui masih sulit untuk menjaga emosinya selama masa-masa sulit Yamaha. Namun belakangan ini, ia terlihat jauh lebih tenang.
Juara MotoGP 2021 itu menjelaskan peranan penting seorang pelatih mental ketika hadir dalam siniar MotoGP.com. Ia berujar kalau dirinya memang sangat mudah marah, khususnya jika berhubungan dengan performa.
“Masalah saya adalah saya bisa marah dengan super cepat atas segalanya. Khususnya dalam olahraga. Ini membantu saya untuk memberikan komentar kepada mekaink, dan bahkan di hidup saya jadi lebih tenang,” tuturnya.
“Saya tidak pernah tak menghormati seseorang, tapi anda hanya berteriak selama satu setengah jam tapi mekanik tidak memahami apapun.”
Baca juga: Peringatan Buat Ducati Gresini: Segera Kunci Marc Marquez!
“Anda harus memiliki penjelasan sebab jika anda berkata ada yang tidak beres, maka mekanik anda akan bertanya, ‘oke, apa yang anda ingin saya lakukan? Mana yang anda ingin saya benahi?”
“ini adalah sesuatu yang harus saya pelajari dan memiliki pelatih mental adalah sesuatu yang saya sangat pelajari. Tahun ini saya selalu mencoba untuk tetap positif dalam situasi yang sulit,” lanutnya.
Quartararo sendiri sudah menunjukkan ketenangannya di sepanjang musim 2023. Sebagai mantan juara dunia dan selalu bersaing di papan atas, berada di peringkat 10 dalam klasemen akhir tentu bukan sesuatu yang bisa diterima dengan mudah.
Untungnya, ia memiliki pelatih mental yang bisa membuatnya tetap tenang. Dan menjadi tenang bukan berarti mental sang pembalap jadi buruk. Sebaliknya, Quartararo jadi merasa lebih kuat untuk menghadapi masa-masa buruk.
“Ketika anda terbiasa bertarung untuk gelar dan kemenangan, tapi kemudian anda bertarung untuk 10 besar, pada dasarnya anda bisa positif dalam berkembang dengan pengalaman dan memulai babak baru dalam karir anda.”
“Ketika anda menang, semuanya akan baik-baik saja. Namun dalam momen ini anda akan bertanya kepada diri sendiri, anda harus tetap tenang dan akan melewati kesulitan,” pungkasnya.
(Crashnet)