
Sumber: Getty/Marco Luzzani
SABANEWSINDO.com – Paulo Fonseca tidak segan untuk mengganti figur-figur senior AC Milan dengan para pemain dari skuat Futuro dan Primavera, jika mereka tidak tampil sesuai harapan.
Baru-baru ini, pria asal Portugal itu menunjukkan rasa tidak puasnya terhadap penampilan Rossoneri. Bahkan ketika klub raksasa Italia itu sudah mencatatkan empat kemenangan beruntun di Liga Champions.
Hal ini dikarenakan Fonseca masih belum puas dengan performa yang ditunjukkan oleh anak asuhnya. Termasuk saat mereka keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 atas Red Star hari Kamis (12/12/24) kemarin.
Fonseca menjelaskan alasan mengapa dirinya masih belum puas dengan penampilan Rafael Leao dkk. Menurutnya, mereka masih belum mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk membela panji kebanggaan AC Milan.
“Saya sudah jelas senang dengan hasilnya, empat kemenangan beruntun di Liga Champions, kami berada di posisi yang bagus untuk melangkah maju, tapi saya tidak senang dengan hal-hal lainnya,” ujarnya, dikutip Football Italia.
Baca juga: Tammy Abraham: Rafael Leao Adalah Pemain Penting Buat AC Milan
“Ketika kami datang ke pertandingan penting seperti ini, dan kami menunjukkan sikap di mana kami tidak memberikan segalanya untuk seragam, situasinya akan mulai menjadi sulit. Saya tidak suka apa yang kami lakukan sebagai tim.”
“Saya tidak marah, saya sedih. Saya tidak marah, karena kami menang, tapi selain dari itu saya tidak melihat apapun yang saya inginkan dari tim. Saya tidak ingin berbicara lebih rinci soal itu hari ini, sebaiknya tidak usah.”
“Saya tidak akan berhenti. Saya selalu memiliki hati nurani yang bersih, karena saya memberikan segalanya buat Milan. Jika saya perlu memainkan pemain Primavera atau Milan Futuro, saya akan melakukannya. Saya tidak keberatan,” pungkasnya.
Perkataan Fonseca kemudian mengundang pertanyaan besar di tengah publik: Siapa yang disindir olehnya? Milannews.it sendiri berspekulasi bahwa pemain yang dimaksud oleh Fonseca adalah Theo Hernandez.
Davide Calabria juga masuk ke dalam daftar spekulasi lantaran tidak menyapa sang pelatih setelah ditarik keluar kala melawan Red Star. Lalu ada juga Ruben Loftus-Cheek dan Fikayo Tomori yang tidak tampil secemerlang musim lalu.
(Football Italia, Milannews.it)