
Sumber: Instagram @dejesusoficial
SABANEWSINDO.com – Penyerang Arsenal, Gabriel Jesus, sempat membuat huru-hara kecil dengan pernyataannya. Ia terang-terangan mengakui kalau mencetak gol bukan kekuatan utamanya, meskipun dirinya adalah seorang penyerang.
Pernyataan itu keluar setelah Jesus menerima sejumlah kritikan terkait minimnya gol yang dihasilkan. Ditambah lagi, sedang muncul desas-desus kalau Arsenal ingin merekrut striker baru di bulan Januari nanti.
Banyak orang percaya bahwa Arsenal membutuhkan sosok penyerang baru jika ingin keluar sebagai juara Premier League musim ini. Dan kalau itu sampai terealisasi, tentu posisi Jesus di dalam starting XI bakal terancam.
“Saya menyukai tim Arsenal yang ini dan mereka bisa meraih gelar atau finis di peringkat kedua, menjalani musim yang baik dan memenangkan trofi tanpa pemain seperti itu, tapi sudah jelas dalam laga ini bahwa [striker haus gol] tidak hadir,” kata eks Manchester United, Gary Neville.
“[Mantan striker Manchester United] Alan Smith telah merujuk ke hal itu dalam komentarnya juga, dan dia tahu lebih banyak ketimbang saya,” lanjutnya.
Baca juga: Mikel Arteta: Arsenal Harus Banyak Belajar Dari Blunder David Raya
Dari situlah, muncul pernyataan langsung dari Gabriel Jesus di mana dirinya mengklaim ‘tidak kuat dalam urusan mencetak gol’. Ia kemudian mengklarifikasi pernyataannya dalam sesi wawancara yang dihadiri baru-baru ini.
“Ada momen setelah laga yang membuat stres di mana terjadi banyak situasi dan kami kalah dari rival. Dan terkadang kami terlalu lelah untuk membicarakannya,” kata Jesus kepada ESPN Brasil.
“Saya selalu jujur. Dan di sana, setelah pertandingan, saya merasa ingin berbicara. Saya memposisika diri di mana saya pikir saya telah mengatakan sesuatu yang salah kepada orang-orang yang tidak berusaha memahami.”
“Saya akan mengatakannya lagi, tapi sekarang dengan lebih jelas: Saya tidak berpikir mencetak gol ataupun bertarung untuk penghargaan top skorer bukan kekuatan saya, tapi saya bisa berkembang.”
“Saya ingin berkembang dan akan terus berkembang. Saya juga punya kualitas lainnya, tapi saya mencetak gol, saya mencetak gol yang membantu tim. Saya mencetak hat-trick,” pungkasnya.
Harapannya, Jesus bisa segera berkembang seperti yang diharapkan. Sebab jumlah golnya di Arsenal saat ini cukup mengkhawatirkan. Ia baru menghasilkan 17 gol meski sudah bermain dalam 48 laga terhitung sejak musim lalu.
(ESPN)