Sumber: Reuters/Caroline Chia
SABANEWSID.com – Charles Leclerc menggeber jet daratnya jauh lebih cepat dari rekan setimnya Carlos Sainz di sesi latihan pertama GP Singapura, Jumat (15/9). Dengan Ferrari menempati urutan satu-dua sebagai yang tercepat, Max Verstappen dari Red Bull menjadi yang tercepat ketiga di sesi ini.
Leclerc lebih cepat 0,078 detik dari Sainz dan 0,126 detik lebih cepat dari Verstappen, dengan Lando Norris dari McLaren berada di urutan keempat. Lewis Hamilton dan George Russell dari Mercedes berada di urutan kelima dan keenam, di depan Sergio Perez di Red Bull kedua.
Sesi ini juga sempat tiga kali dihentikan selama beberapa waktu karena ada biawak yang berjalan di trek dekat Tikungan Sembilan.
Baca juga: Alfa Romeo Pertahankan Valtteri Bottas Dan Zhou Guanyu Untuk 2024
Terlepas dari insiden singkat dengan satwa liar setempat, sesi latihan pertama ini berjalan lancar. Tidak ada pengemudi yang melakukan kesalahan besar atau menabrak tembok di sirkuit jalanan Singapura ini.
Verstappen mengeluhkan mobilnya mengalami oversteer di awal sesi, namun ia masih sempat mengenang terakhir kali seekor biawak terlihat di trek di Singapura. Pada tahun 2016, Verstappen menyebut yang sangat besar sebagai “Godzilla”. Saat dia melihat yang pertama tahun ini, dia bilang ukurannya lebih kecil dari yang dilihat sebelumnya.
Insinyur balapannya, Giampiero Lambiase, menggodanya dengan mengatakan: “Mungkin Godzilla punya bayi.”
Di belakang Perez, Fernando Alonso turun di posisi kedelapan dengan Aston Martin, di depan Alpha Tauri yang dikendarai Yuki Tsunoda dan Alpine yang disetiri Esteban Ocon.
Sejumlah tim mengalami peningkatan untuk akhir pekan ini, tidak ada yang lebih besar dari pada McLaren milik Norris, yang melakukan banyak peremajaan, termasuk revisi bodywork besar-besaran. Hanya pembalap berkebangsaan Inggris ini yang memiliki suku cadang baru. Rekan setimnya Oscar Piastri akan mendapatkannya di Jepang akhir pekan depan.
Sirkuit Marina Bay juga telah disusun ulang untuk musim ini dengan penghapusan empat tikungan karena pekerjaan infrastruktur. Alhasil, balapan ini mengurangi waktu putaran sebanyak 10 detik, namun penyelenggara memutuskan untuk menambah lap balapan diperpanjang satu putaran.