
Sumber: Instagram @manchesterunited
SABANEWSINDO.com – Manchester United akan bertemu rival bebuyutannya, Liverpool, dalam laga lanjutan Premier League akhir pekan ini. Pertandingan ini mengingatkan publik akan kenangan buruk yang dialami the Red Devils beberapa tahun lalu.
Skor tersebut masih segar di ingatan pecinta sepak bola Inggris karena baru digelar pada bulan Maret lalu. Bermain di Anfield Stadium, Manchester United dipaksa bertekuk lutut dengan skor memalukan 0-7 oleh sang rival.
Semuanya terlihat baik-baik saja di awal babak pertama. Mimpi buruk kemudian dimulai pada menit ke-43, tepatnya saat Cody Gakpo mempersembahkan gol pertama buat the Reds.
Di babak kedua, Liverpool kian menggila dan mencetak enam gol dalam rentang waktu yang hampir berdekatan. Gakpo mencetak gol keduanya di menit ke-50. Darwin Nunuez dan Mohamed Salah juga mengantongi dua gol di laga ini.
Satu gol yang menjadi penutup kemenangan Liverpool dalam laga tersebut diciptakan oleh Roberto Firmino. Dan setelah pertandingan berakhir, Manchester United menjadi bulan-bulanan publik dengan berbagai macam kritikan.
Baca juga: Bruno Fernandes Dianggap Sengaja Dapat Kartu Kuning Karena Enggan Bertemu Liverpool
Setelah sembilan bulan, Gary Neville selaku legenda the Red Devils kembali membangkitkan ingatan publik soal kekalahan memalukan itu. Ia takut hasil serupa bakal terlihat ketika dua tim ini kembali bertatap muka.
“Saya yakin Jurgen Klopp dan pemain Liverpool tidak akan duduk dan berpikir, ‘oh lagi-lagi, ini adalah lawan yang mudah’ pada pekan ini. Tidak begitu yang terjadi dalam dunia sepak bola,” kata Neville dalam siniar pribadinya.
“Yang harus ditakuti Manchester United adalah bahwa Liverpool dan Jurgen Klopp merupakan orang-orang yang profesional, dan telah melakukannya selama periode tujuh tahun.”
“Kekhawatiran saya dengan tim Manchester United ini adalah bahwa mereka belum memiliki sesuatu yang bisa mengejutkan kita semua,” lanjutnya.
“Jika para pemain itu tidak berdiri tegap dan menegakkan dada pekan depan, dan mereka tidak merebut bola serta menunjukkan keberanian, anda akan dimakan hidup-hidup dan itulah yang sedang mereka persiapkan pekan ini: Keberanian untuk bermain,” pungkasnya.
(Metro Sports)