
Sumber: Instagram @gresiniracing
SABANEWSINDO.com – Maret nanti, Marc Marquez akan mengarungi kompetisi MotoGP bersama Ducati sebagai tim barunya. Aksinya bersama kuda besi yang baru sedang dinanti-nantikan oleh para pecinta ajang ini.
Banyak yang percaya bahwa kualitas Marquez sebagai peraih enam gelar juara MotoGP belum berkurang. Hanya saja, motor yang disediakan Repsol Honda selama beberapa tahun terakhir jauh dari kata memuaskan buat sang pembalap.
Faktor inilah yang membuatnya mengakhiri perjalanan bersama Repsol Honda setelah kurang lebih 11 tahun bersama. Marquez menyusul saudaranya, Alex, dengan pindah ke Gresini yang merupakan salah satu tim satelit Ducati.
Ducati sendiri tampil begitu dominan pada musim kemarin. Sang juara, Francesco Bagnaia, merupakan bagian dari Ducati Lenovo. Sementara Jorge Martin selaku runner-up berseragam Pramac Racing.
Seorang juara dunia enam kali bergabung dengan tim yang sedang mendominasi. Tidak heran kalau publik menantikan hasil dari perpaduan ini. Bisa jadi, Marquez akan menambah sejumlah rekor dalam kariernya.
Baca juga: Marc Marquez: MotoGP Butuh Bumbu Kontroversi, Lho!
Rekor pertama adalah menjadi pembalap tim satelit pertama yang memenangkan MotoGP. Sejak dimulainya era MotoGP, belum pernah ada pembalap dari tim satelit yang mampu keluar sebagai juara.
Kemudian, ia juga berpotensi menjadi pembalap yang paling lama menunggu gelar sejak terakhir kali mendapatkannya. Perlu dicatat bahwa Marquez belum pernah menang lagi sejak mengangkat piala bersama Repsol Honda di tahun 2019.
Pembalap seperti Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo memiliki jeda tanpa gelar selama tiga tahun. Sementara Casey Stoner pernah menunggu sampai empat tahun untuk meraih gelar di Ducati (2007) dan Honda (2011).
Marquez juga bisa bergabung dengan pembalap seperti Geoff Duke, Giacomo Agostini, Eddie Lawson, Rossi dan Stoner dalam satu rekor. Mereka semua pernah memenangkan dua gelar kelas primer dengan dua pabrikan yang berbeda.
Terakhir, pembalap asal Spanyol itu bisa menyamai rekor Rossi dengan mengoleksi sembilan gelar juara dunia – tujuh dari MotoGP. Sekaligus menempati peringkat ketiga dalam kolektor juara terbanyak di bawah Agostini (15) dan Angel Nieto (13).
(Crashnet)