
Sumber: Instagram @inter
SABANEWSINDO.com – Inter Milan bakal diinvestigasi karena Simone Inzaghi dan Francesco Acerbi. Investigasi itu terkait dengan dua insiden yang terjadi dalam laga lanjutan Serie A melawan AS Roma di Stadio Olimpico, Minggu (11/2/2024) kemarin.
Duel itu berakhir positif buat Inter Milan yang keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2. Kemenangan diraihg karena aksi dari Acerbi, Marcus Thuram, Alessandro Bastoni, dan gol bunuh diri Angelino.
Dengan itu, Inter Milan berhak membawa pulang tiga poin dari markas Giallorossi. Klub berjuluk Nerazzurri tersebut semakin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 60 poin dan berjarak tujuh angka dari pesaing terdekatnya, Juventus.
Mereka semakin dekat dengan Scudetto. Sayang, kemenangan itu ternodai oleh dua insiden yang melibatkan Inzaghi selaku pelatih dan pemainnya, Acerbi. Hal ini sampai membuat otoritas terkait jadi turun tangan.
Seperti diketahui, Inzaghi tidak hadir menemani para pemain Inter Milan di lapangan. Ia mendapatkan hukuman akumulasi kartu kuning dan tidak diperbolehkan menampakkan batang hidung di pinggir lapangan saat duel berlangsung.
Baca juga: Habis Kalahkan Juventus dan AS Roma, Inter Milan Tidak Boleh Sampai Sombong
Usai pertandingan, Alessandro Bastoni mengatakan bahwa tim dikontak oleh Inzaghi melalui sambungan telepon pada jeda babak pertama. Padahal kontak tak boleh dilakukan meski Inzaghi tidak hadir di lapangan.
Pihak berwenang bakal kesulitan untuk menginvestigasi kasus ini karena melibatkan teknologi. Namun jika didawka bersalah, Inzaghi bisa melewatkan laga Inter Milan berikutnya melawan Salernitana dan terancam denda.
Kasus lainnya merupakan acungan jari tengah dari Acerbi yang ditujukan ke arah pendukung AS Roma. Aksi itu dilakukan usai melakukan selebrasi pasca mencetak gol pertama Inter Milan di menit ke-17.
Acungan jari tengah itu sendiri merupakan balasan atas ejekan fans Roma menyangkut masalah kesehatan. Pada tahun 2013 lalu, jauh sebelum dirinya bergabung dengan Inter Milan, Acerbi pernah berjuang melawan kanker testis.
Mungkin balasan Acerbi bisa dianggap sebagai hal yang manusiawi. Akan tetapi, aksi buruk tetap harus mendapatkan ganjaran setimpal. Acerbi bisa menerima hukuman larangan bermain karena kasus ini.
(La Reppublica)