
Sumber: Instagram @inter
SABANEWSID.com – Simone Inzaghi tidak bisa berjanji untuk memberikan gelar juara Serie A kepada fans Inter Milan musim ini. Sebab klub berjuluk Nerazzurri itu tidak dalam kondisi finansial yang baik untuk membangun tim juara.
Baru-bari ini, Inter berhasil naik ke posisi puncak klasemen sementara Serie A. Mereka menyalip Juventus yang harus turun ke peringkat kedua berkat kemenangan atas Frosinone dalam laga yang digelar hari Senin (13/11/2023).
Performa yang ditunjukkan Hakan Calhanoglu dkk membuat Inter menjadi salah satu kandidat terkuat juara. Bahkan klub-klub lain pun mengakui hal itu, di mana mereka menyebut Inter dibangun untuk keluar sebagai juara.
Inter Milan sendiri memilih merendah. Inzaghi menegaskan bahwa dirinya beserta tim tidak bisa berjanji penuh kalau Inter bakal keluar sebagai juara musim ini. Yang bisa dijanjikan adalah performa terbaik di setiap pertandingan.
“Kami hanya bisa berjanji kepada pendukung kami bahwa kami akan melakukan sebisanya di Serie A, Liga Champions, dan Coppa italia. Orang-orang mungkin bilang kami unggulan karena cara kami bermain saat ini,” katanya.
Baca juga: Kalau Jadi Dibeli Pemilik Baru, Inter Milan Bisa Rekrut Pemain Sekaliber Mbappe
“Kami bukan klub terkaya di Italia, karena dalam tiga musim panas transfer kami mendapatkan profit 120 juta euro, lalu 30 juta euro, dan kali ini rugi meskipun berhasil mencapai final Liga Champions.”
“Kami memiliki beberapa direktur hebat, presiden yang selalu ada di sisi kami, dan dalam momen sulit kami mencoba yang terbaik. Kami beruntung memiliki tim seperti ini, pemain yang punya rasa tanggung jawab dan memberikan segalanya untuk fans yang luar biasa,” lanjutnya.
Inzaghi cukup mampu mengatur tim yang telah disediakan dengan materi pemain seadanya. Ia jarang berurusan dengan keluhan-keluhan yang berkaitan dengan kesempatan bermain.
“Mereka semua bekerja bersama-sama, mereka tahu bahwa berada di Inter artinya mereka dipilih oleh klub dab saya, itu artinya kami mengapresiasi mereka dan mereka menghormati fakta bahwa saya harus membuat keputusan setiap hari.”
Inzaghi juga berbicara soal pertandingan kontra Frosinone, Meski skornya cukup meyakinkan, tapi kenyataannya Inter dibuat kesulitan untuk keluar sebagai pemenang. Inzaghi sudah menduga hal ini akan terjadi.
“Setiap pertandingan di Serie A sulit untuk dipersiapkan. Kami menduga Frosinone menggunakan sistem taktikal, tapi mereka ternyata mengganti dengan yang berbeda,” tutur Inzaghi.
“Itu sering kali terjadi di sini, anak-anak harus cepat paham bahwa sesuatu harus berubah dalam fase yang bervariasi,” pungkasnya.
(Football Italia)